Home Hukum dan Kriminal Kenal Di Facebook, Wawan Bawa Kabur Gadis Hingga 46 Hari

Kenal Di Facebook, Wawan Bawa Kabur Gadis Hingga 46 Hari

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Purbalingga, 29/6 (BeritaJateng.net) – Setelah berkenalan melalui jejaring sosial facebook, Kuntum (bukan nama sebenarnya), benar-benar terpikat habis-habisan kepada Wawan (21), seorang warga Surabaya yang bekerja sebagai operator di sebuah warung internet (warnet) di Jogjakarta.

Gaya bertutur Wawan yang manis dalam setiap chit-chat membuat gadis 17 tahun itu lupa diri. Walhasil, ketika si pujaan hati mengajaknya kabur, siswi sebuah SMK swasta di Purbalingga itupun manut.

“Mereka sepakat ketemu di alun-alun Purbalinga pada Jumat (15/5) pukul 13.00. Dari alun-alun mereka memulai pelarian,” tutur Kapolres Purbalingga AKBP Anom Setyadji, Senin (29/6).

Pada malam harinya, Wawan dan Kuntum mampir di sebuah warnet di Purwokerto dan tidur di sebuah masjid terminal. Esoknya, keduanya menuju Malang (Jatim). Selama lima hari di Malang, keduanya tidur di warnet atau masjid.

Perjalanan Wawan dan Kuntum mencapai Pasuruan dan Surabaya. Kemudian bergerak ke arah barat. Sempat transit di Solo, keduanya meluncur ke Bandung.

“Selama di Bandung mereka tinggal berpindah-pindah. Terakhir pada Sabtu (27/6) pukul 5.30, keduanya terpantau tengah berada di sebuah masjid SPBU Cipancing, Bandung. Tim kami yang mengikuti jejak mereka langsung menangkap mereka,” ujar Anom.

Menurut Anom, penelusuran kedua sejoli itu dilakukan oleh tim cyber crime Polres Purbalingga. Tim memantau dan mengikuti jejak pergerakan mereka dari akun keduanya di facebook.

Wawan langsung ditahan di sel Mapolres. Sedangkan Kuntum diserahkan kepada orang tuanya, warga Kelurahan Purbalingga Lor.

Kepada polisi, Wawan yang ditetapkan sebagai tersangka mengaku pelarian itu didasari perasaan suka sama suka. Mereka berencana menikah bila sudah mendapat pekerjaan tetap.

Mengenai tempatnya bermalam di warnet, Wawan mengaku punya banyak kawan sesama operator warnet di kota-kota lainnya. Selama pelariannya itu, tersangka mengaku sempat melakukan hubungan badan dengan Kuntum hingga dua kali.

“Tersangka patut diduga melanggar pasal 332 KUHP dan Undang-undang Perlindungan Anak,” ujar Anom. (BJ33)