Home DPRD Kota Semarang Kenaikan TPP 43% Ringankan APBD Pemkot Semarang 25%

Kenaikan TPP 43% Ringankan APBD Pemkot Semarang 25%

Suasana saat sidang paripurna LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2014 di Gedung DPRD Kota Semarang, Jumat (24/4)

Semarang, 15/11 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang mengusulkan kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawainya (TPP) tahun 2017 sebesar 43 persen dari tahun lalu, Usulan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Semarangm

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu usai rapat paripurna mengatakan, usulan tambahan penghasilan ini berdasarkan pada penghilangan honor-honor kegiatan dan penghematan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) PNS.

Menurutnya Selama ini anggaran untuk honor kegiatan pegawai mencapai sekitar 70 miliar rupiah dan SPPD 20 miliar rupiah. Sehingga terjadi penghematan dengan pergeseran anggaran untuk kenaikan tambahan penghasilan ini sebesar total 90 miliar rupiah.

Usulan kenaikan TPP ini juga berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomer 13 Tahun 2006.

“Semoga dengan kenaikan ini semua PNS dapat merasakan adanya tambahan pendapatan atau penghasilan, sehingga kinerjanya semakin baik. Jadi jika masih ada yang melakukan pungli maka kami tidak segan-segan memberikan hukuman yang berat pula,” pinta Ita.

Sementara itu ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menuturkan DPRD secara umum mendukung upaya kenaikan TPP PNS kota Semarang,namun yang mesti dipenuhi yakni diikuti kinerja PNS yang maksimal dalam pelayanan publik.

“Usulan ini tidak membebani APBD kota Semarang karena Honorarium ditahun 2016 cukup besar ada efiseinsi 25 persen dengan adanya kenaikan TPP ini,” ungkapnya.

Supriyadi yang merupakan Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan dengan adanya kenaikan TPP PNS pihaknya tidak ingin lagi adanya laporan tentang dari masyarakat pada saat mengurus perijinan.

“Awas saja kalau masih ada laporan tentang pungli. Kami minta yang berwajib menindak tegas,” ungkapnya. (Bj)

Advertisements