Home Ekbis Kenaikan Harga Bahan Pokok Jangan Berlebihan

Kenaikan Harga Bahan Pokok Jangan Berlebihan

Semarang, 23/12 (Beritajateng.net) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah berharap agar kenaikan harga bahan pokok jangan sampai berlebihan karena akan merugikan masyarakat.

“Kami memrediksi pada akhir tahun ini sejumlah bahan pokok akan mengalami kenaikan harga, meski demikian harapannya tetap dalam batas toleransi,” kata Kepala Disperindag Jateng Edison P Ambarura di Semarang, Selasa.

Menurutnya, kenaikan tersebut biasa terjadi karena pada akhir tahun terjadi libur panjang baik itu sekolah maupun Natal dan tahun baru sehingga tingkat konsumsi masyarakat akan meningkat dibandingkan pada hari normal.

“Kenaikan harga biasa terjadi pada akhir tahun seperti ini, tetapi kami mengimbau kepada para pedagang agar jangan menaikkan harga lebih dari 10 persen,” katanya.

Pihaknya mengakui, sejauh ini tidak ada kenaikan harga secara berlebihan untuk kawasan Jawa Tengah. Dari sejumlah pantauan harga oleh dinas ke pasar-pasar tradisional, kenaikan harga tetap masih dalam batas wajar.

“Dalam hal ini kami berupaya untuk terus memantau dan menstabilkan harga, untuk mencapai harga yang stabil maka salah satu upaya yang harus dilakukan yaitu memastikan kelancaran pasokan,” katanya.

Salah satu komoditas yang pada akhir tahun ini tetap berada pada harga yang sama yaitu daging sapi. Saat ini, untuk daging dengan kualitas terbaik dihargai Rp80 ribu/kg, sedangkan untuk level di bawahnya di harga Rp75 ribu/kg, selanjutnya untuk daging dengan kualitas di bawahnya lagi harganya di kisaran Rp70 ribu/kg.

Meski demikian, ada beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan sejak beberapa bulan lalu, salah satunya cabai.

Pihaknya mengakui untuk harga cabai sampai saat ini masih terus di level tinggi. Untuk harga cabai merah besar dengan kualitas terbaik harganya mencapai Rp70 ribu/kg, sedangkan untuk kualitas di bawahnya Rp60 ribu/kg.

Sebelumnya, Edison menyambut baik langkah sejumlah pedagang di Jawa Tengah yang berinisiatif mendatangkan komoditas tersebut dari luar daerah. Alasannya adalah harganya yang lebih rendah dibandingkan cabai produksi lokal Jawa Tengah.

“Dari cabai yang didatangkan dari luar Jawa Tengah ini kami bisa menjual dengan harga di kisaran Rp55 ribu/kg. Dengan harga tersebut pasti jumlah pembeli akan kembali banyak,” katanya. (ant/bj)

Advertisements