Home Nasional Keluarga Sesalkan Sikap Pemerintah Terkait Tak Adanya Kabar Pemindahan Ustad Ba’asyir

Keluarga Sesalkan Sikap Pemerintah Terkait Tak Adanya Kabar Pemindahan Ustad Ba’asyir

583
Ponpes Al Mukmin Ngruki, Grogol, Sukoharjo. 

SUKOHARJO, 17/4 (BeritaJateng.net) – Keluarga Ustad Abu Bakar Ba’asyir menyesalkan sikap pemerintah yang tidak memberitahukan perihal kepindahannya dari Lapas Pasir Putih Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah ke Lapas kelas III Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Keluarga yang diwakili oleh putra Ustad Abu Bakar Ba’asyir yakni Ustad Abdul Rachim Ba’asyir atau ustad IIm sampai sekarang belum juga ada pemberitahuan. Sehingg pihak keluarga mempertimbangkan untuk melayangkan protes pada pihak yang bertanggungjawab atas pemindahan ustad ABB ke Bogor.

“Keluarga ataupun pengacara hingga kini belum diberitahu masalah pemindahan Ustad Abu Bakar Ba’asyir. Bahkan apa alasan sebenarnya dari pemindahaan itu kita juga tidak tahu,” jelasnya kepad wartawan di Ponpes Ngruki Minggu (17/4/2016).

Ustad Iim juga menyampaikan selain masalah pemindaham yang tidak diberitahukan, keluarga masih kecewa terhadap isue yang menyebutkan Ustad Ba’asyir meninggal dunia. Sebab, saat pihaknya berusaha mengkonfirmasi berita tersebut ke pihak Lapas Nusakambangan, namun tidak bisa. Baru pada kamis pagi, dari pengacara tim pembela muslim (TPM) memberitahukan bila kondisi Ustad Abu Bakar Ba’asyir dalam kondisi sehat dan baik.

“Sebelum berita bohong beredar, pihak keluarga pada Rabu siang masih menjenguk Ustad dan sorenya malah tersiar berita bohong tentang Ustad,” paparnya.

Keluarga lanjut ustad Iim baru bisa mendapatkan kepastian kondisi ustad baik-baik saja pada hari Kamis. Padahal begitu tersiar kabar kabar bohong keluarga berusaha  menghubungi pihak Lapas. Tapi tidak ada respon sama sekali dari pihak Lapas. Baru pada kamis pagi, dari pengacara tim pembela muslim (TPM) memberitahukan bila kondisi Ustad Abu Bakar Ba’asyir dalam kondisi baik.
purchase clomid online https://medstaff.englewoodhealth.org/wp-content/languages/new/purchase/clomid.html no prescription

Pihak keluarga berharap pemindahan ustad Abu Bakar Ba’asyir ke Lapas kelas III Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat tidak lagi ada pelanggaran berharap hak-hak orang tuannya.
purchase amoxil online https://medstaff.englewoodhealth.org/wp-content/languages/new/purchase/amoxil.html no prescription

Yang utama adalah hak untuk kebebasan menjalankan ibadah.

“Sebab, selama di Lapas Pasir Putih, Nusakambangan, ustad Abu Bakar Baasyir dilarang sholat berjamaah dan sholat Jumat berjamaah,” lanjut ustad Iim.
purchase amoxicillin online https://medstaff.englewoodhealth.org/wp-content/languages/new/purchase/amoxicillin.html no prescription

Bahkan ungkap ustad Iim, ayahnya terkurung selama 24 jam dengan diawasi kamera CCTV. Pihak keluarga dan pengacara tidak boleh bersinggungan langsung ada pembatasnya. (Bj24)

Advertisements