Home Hukum dan Kriminal Kejati Jateng Bantah Penangkapan Jaksa ‘F’ Oleh KPK

Kejati Jateng Bantah Penangkapan Jaksa ‘F’ Oleh KPK

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng

Semarang, 12/4 (BeritaJateng.net) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng membantah pemberitaan penangkapan jaksa Kejati Jateng berinisial F oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tidak betul dan tidak ada yang ditangkap , makanya konfirmasi dulu, kalau sumber dari KPK coba tanya mereka KPK, jangan malah ngarang,” kata Assisten Intelijen Kejati Jateng, Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH MH saat dihubungi wartawan , Senin (11/4/2016) malam.

Jacob menyatakan informasi berita penangkapan terhadap jaksa F tersebut tidak benar.
londonbes.education/Media/new/where-can-i-type-my-essay.html

Ia juga menegaskan pegawainya tidak ada yang ditangkap.
londonbes.education/Media/new/proofreading-services.html

Untuk jaksa F yang merupakan jaksa pindahan dari Kejati Jawa Barat diakui Jacob hingga pagi tadi (Senin Kemarin, red) masih aktif berkantor di Kejati Jateng.

Banyaknya informasi yang merebak di media massa yang menyebutkan salah satu oknum jaksa di Kejati Jateng berinisial F yang dikabarkan turut ditangkap bersama jaksa berinisial D yang diduga adalah jaksa penuntut di Jabar Deviyanti Rochaeni dalam pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelum Operasi Tangkap Tangan  oknum kejati berinisial F merupakan jaksa yang pernah ikut dalam penanganan perkara  kasus korupsi dana Bantuan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Subang senilai Rp 4,7 miliar dengan melakukan penuntutan terhadap dua terdakwa kasus korupsi BPJS Subang, yakni kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Budi Santoso dan kepala Bidang Layanan Kesehatan kabupaten Subang Jajang Abdul Khodir bersama jaksa berinisial D sebelum oknum Kejati Berinisial F pindah ke Jateng

Statement berbeda justru dilontarkan Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Jawa Tengah, Sulijati. Ketika dikonfirmasi Sulijati membenarkan adanya salah satu anak buahnya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (11/4).

Kepada Waratawan, Sulijati mengakui, jika anak buahnya tersebut berinisial F. “Dia orang intel. Baru sekitar seminggu bertugas di Jawa Tengah,” katanya.

Atas penangkapan F dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Jawa Barat itu, saya  menyerahkan, masalah itu ke Jaksa Muda Bidang Pengawasan (Jamwas),” kata dia.
londonbes.education/Media/new/buy-essay-online.html

(MG2)