Home Hukum dan Kriminal Kejari Purwokerto Bidik Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap

Kejari Purwokerto Bidik Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap

Ilustrasi
Ilustrasi

Purwokerto, 18/11 (Beritajateng.net) – Kejaksaan Negeri Purwokerto, Jawa Tengah, membidik tersangka baru dalam kasus dugaan suap yang melibatkan mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyumas Rusmiyati.
“Kalau dari Indomaret (PT Indomarco Prismatama) kemungkinan tersangka tunggal dan sudah teridentifikasi, tinggal menunggu waktu. Sementara dari Pemkab Banyumas tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain, kalau saat ini baru satu, Rusmiyati,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Purwokerto Abdul Rasyid, di Purwokerto, Selasa.

Kendati demikian, dia tidak bersedia menyebutkan siapa saja yang bakal dijadikan tersangka baru dalam kasus dugaan suap perizinan toko modern di Kabupaten Banyumas itu.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa hari ini (Selasa, red.), penyidik Kejari hanya melakukan pemeriksaan terhadap Rusmiyati. “Rusmiyati untuk pertama kalinya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Sebelumnya, dia diperiksa sebagai saksi,” jelasnya.

Menurut dia, penyidik telah menyiapkan sekitar 15 pertanyaan untuk diajukan kepada Rusmiyati di antaranya masalah pelanggaran tugas pokok dan fungsi, uang yang diterima, serta lokasi pertemuan dengan Indomaret.

Hingga waktu istirahat Salat Zuhur, kata dia, Rusmiyati telah mengakui enam pertanyaan yang diajukan penyidik.
“Dia mengakui telah menerima uang sebesar Rp80 juta dan Rp100 juta dari Asep Gunawan (Supervisor Lisensi PT Indomarco Prismatama Cabang Cirebon, red.) untuk memperlancar perizinan Indomaret. Dia juga mengakui dijatuhi hukuman disiplin berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil karena telah menerima uang itu,” katanya.

Berdasarkan pengakuan Rusmiyati, kata dia, uang tersebut telah dikembalikan kepada Supervisor Lisensi PT Indomarco Prismatama Cabang Cirebon Asep Gunawan melalui Budiyono selaku kuasa hukum perusahaan itu.

Rasyid mengatakan bahwa penyidik telah menyita sejumlah alat bukti dari tangan Rusmiyati di antaranya kuitansi pengembalian uang kepada Asep Gunawan melalui Budiyono.

Saat ditemui wartawan ketika hendak menunaikan Salat Zuhur, Rusmiyati yang didampingi penasihat hukumnya, Sarjono Hardjo Saputro, enggan memberikan komentar terkait pemeriksaan yang dijalaninya.

Dia hanya memberikan senyuman kepada wartawan yang berusaha mengonfirmasinya.

“Salat dulu ya,” kata Sarjono yang mendampingi Rusmiyati.

Akan tetapi usai melaksanakan Salat Zuhur, Rusmiyati tetap tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Bahkan, dia bersama penasihat hukumnya meninggalkan Kejari Purwokerto untuk menghabiskan waktu istirahat di luar.

Seperti diwartakan, Rusmiyati dicopot dari jabatannya sebagai Kasatpol PP karena diduga menerima aliran dana dari PT Indomarco Prismatama (Indomaret) saat melakukan penertiban toko modern ilegal.

Selanjutnya Rusmiyati mendapat tugas sebagai staf biasa di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Banyumas.
Saat ini, kasus yang melibatkan Rusmiyati telah ditangani Kejari Purwokerto dengan memeriksa sejumlah pejabat Pemkab Banyumas maupun karyawan PT Indomarco Prismatama termasuk menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp35 juta.

Aliran dana tersebut diduga sebagai suap untuk merevisi Perda Nomor 3 Tahun 2010.

Dalam penyidikan kasus tersebut, penyidik Kejari Purwokerto telah meminta keterangan dari sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif di Banyumas.

Selain itu, penyidik juga telah menyita uang Rp36 juta yang terdiri Rp19 juta berupa pengembalian dari Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyumas Dwi Pindarto, Rp11 juta dari Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Kabid Dinperindakop) Banyumas Jumeno, dan Rp6 juta dari staf honorer Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Banyumas.

Kasus dugaan suap tersebut juga menyeret Kepala BLH Banyumas Dwi Pindarto dan Kabid Perdagangan Dinperindagkop Banyumas Jumeno sehingga kedua orang itu diberhentikan dari statusnya sebagai pegawai negeri sipil.(ant/pj)

Advertisements