Home Hukum dan Kriminal Kejagung Segera Sita Aset Samadikun Sang Pengemplang Dana BLBI

Kejagung Segera Sita Aset Samadikun Sang Pengemplang Dana BLBI

Jaksa Agung HM Prasetyo.

Jakarta, 22/4/16,(Beritajateng.net)–Jaksa Agung HM Prasetyo akan segera mengeksekusi aset milik pengemplang dana Bantuan Likuiditas Bank lndonesia (BLBI) Samadikun Hartono sebagai pengganti kerugian negara sebesar Rp 169,4 miliar.

Kejaksaan juga siap menelusuri aset milik Samadikun yang telah buron hampir selama 13 tahun itu. Hal tersebut merupakan bagian dari eksekusi aset yang akan dilakukan oleh Kejaksaan.

“Sita aset itukan sesuai putusan pengadilan, kita bisa tahu ke mana-mana hartanya kan ada aset tracing, kita kejar hartanya hartanya, akan kita kejar tentunya dari data-data yang tentunya kita cari lagi. Kita harapkan yang bersangkutan kooperatif,” kata Jaksa Agung, HM Prasetyo di Jakarta.

Pernyataan Prasetyo berbeda dengan putusan MA yang menyatakan Samadikun harus bertanggung jawab atas kerugian negara Rp11,9 miliar dari keseluruhan Rp169,4 miliar.

Prasetyo tidak mau berandai-andai antara nilai tukar dolar saat Samadikun divonis bersalah pada 2003 dengan saat ini.

“Tapi putusannya sekian kan, kita tidak mungkin mengubah putusannya,” kata dia.

Saat itu, Samadikun sebagai pemilik Bank Modern divonis empat tahun penjara sedangkan di tingkat pertama divonis bebas. Namun ia melarikan diri hingga ditangkap otoritas Shanghai China pada 14 April 2016 setelah buron selama 13 tahun.

Samadikun tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kamis malam 21/4/16 sekitar pukul 21.50 setelah tertangkap di China.

Samadikun, tiba dengan pengawalan ketat didampingi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso.

Ia berhasil ditangkap tim gabungan dari Badan Intelijen Negara, Polri, Kementerian Luar Negeri, Bea Cukai, dan Kejaksaan Agung, di Shanghai.

Samadikun kini tengah menjalani proses verifikasi di Kejaksaan Agung. Setelah itu dia akan dieksekusi ke Rutan Salemba.(Bj50)