Home Lintas Jateng Kedepan Polres Kudus Terbuka Soal Pengkritisan Publik 

Kedepan Polres Kudus Terbuka Soal Pengkritisan Publik 

AKBP Bambang Murdoko (kiri) AKBP M Kurniawan (kanan)

AKBP Bambang Murdoko (kiri) AKBP M Kurniawan (kanan)

Kudus, 16/4 (Beritajateng.net) -Kapolres Kudus Ajun Komisaris Besar M Kurniawan menegaskan akan merangkul semua pihak untuk menciptakan situasi yang kondusif. Pihaknya juga memastikan jajarannya akan bersikap terbuka terhadap pengkritisian publik.

”Kami siap dikritisi,” kata pengganti AKBP Bambang Murdoko dalam acara perkenalan dengan wartawan di Mapolres Kudus.
 
Menurutnya, sikap objektif seperti itu diharapkan dapat meningkatkan performa institusinya. Jika, memang ada hal-hal yang harus dikritisi, pihaknya mempersilahkan media mengkritisinya sejauh obyektif dan membangun.

”Sebaliknya, jika ada prestasi dan peningkatan kinerja juga harus diapresiasi,” imbuh mantan Kapolres Rembang ini.

Partisipasi publik, katanya, salah satunya melalui media tetap ditunggu. Sebagai pejabat publik, dia mengaku tidak alergi kritik sejauh dilakukan dengan cara-cara yang baik dan berniat membangun.

Seperti diketahui, serah terima jabatan Kapolres Kudus dari pejabat lama, AKBP Bambang Murdoko kepada AKBP M. Kurniawan baru akan dilakukan di Polda Jateng, Kamis (16/4). Selanjutnya, acara pisah sambut akan digelar Jumat (17/4) di hotel Griptha Kudus.

AKBP Bambang Murdoko selanjutnya akan menempati pos baru sebagai Wadir Binmas Polda Jateng. Sebelum meninggalkan Kudus, dia mengapresiasi atas dukungan dari banyak komponen selama dia menjabat. Dukungan tersebut menurutnya merupakan kontribusi yang tidak sedikit bagi penciptaan situasi Kudus yang kondusif.

”Salah satunya melalui pemberitaan media,” katanya.

Beberapa pengkritisian dan juga prestasi kepolisian yang disampaikan melalui media, diharapkan dapat terus berlangsung. Mengenai serangkaian kasus yang terjadi selama dirinya menjabat, didominasi penipuan.

”Berbagai modus ditemukan, baik dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi maupun mereka yang mengaku-aku sebagai ’anggota’. Selain proses hukum, kami juga berulangkali memberikan pembinaan serta sosialisasi kepada publik,” imbuhnya.

Hal lain yang dicermati pada masa akhir masa tugasnya yakni terkait beberapa kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di sejumlah lokasi. Hingga kemarin, pihaknya masih terus menyelidiki dan memburu pelakunya. Bila sampai akhir jabatannya pelaku belum terungkap, dia memastikan akan dilanjutkan penggantinya.

”Selaku pribadi maupun institusi kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini,” pungkasnya. (BJ12)