Home Ekbis Kebutuhan Semen Di Solo Raya Capai 35 Ton Per Bulan

Kebutuhan Semen Di Solo Raya Capai 35 Ton Per Bulan

image

SOLO,14/4 (Beritajateng.net)- Semen Serba Guna produksi Holcim Indonesia, adalah produk pertama yang mengantongi sertifikat Hijau (Green Label) dari Singapore Environment Council (SEC ) sebuah badan independen non profit yang memprakarsai gaya hidup yang ramah lingkungan.

Corporate Communication Deni Nurnyandain, mengaku tidak mudah mencapai standar dan pengakuan internasional. Semua melalui proses mulai dari pengelolaan bahan baku, proses produksi, hingga mempertimbangkan dampak kesehatan terhadap pelanggan.Sebagian prosesnya menggunakan energi terbarukan dan bahan baku alternatif sebagai bentuk kontribusi dalam pelestarian.

“Semen Serba Guna berhasil mendapatkan sertifikasi Hijau sebagai bahan bangunan ramah lingkungan karena memiliki dampak lingkungan hidup yang rendah karena menggunakan energi terbarukan dan bahan baku alternatif,” jelasnyaSelasa (14/4/2015). 
Deni Nurnyandain mengaku, pihaknya sangat optimis, dengan mendapatkan sertifikasi hijau Holcim  akan terus berinovasi dan semakin  fokus dalam industri semen bagi kebutuhan masyarakat. “Sertifikasi hijau ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mencapai sasaran pembangunan berkelanjutan jangka panjang,” ungkapnya. 

Kebutuhan semen Holcim di wilayah Solo Raya sendiri membutuhkan  hingga 30-35 ribu ton semen per bulannya. Hampir 100 persen di supply dari pabrik dengan menggunakan jasa kereta api. Ada yang di Solo Balapan dan juga ada yang di stasiun Lempuyangan Yogjakarta. “Di kirim ke wilayah Solo sehari dua kali. Sekali mengangkut dengan kereta minimal menggunakan 15 gerbong. Tapi bisa juga sekali mengangkut ada 20 gerbong,” pungkasnya. (BJ24)