Home Headline Kebun Binatang Jurug Kena Imbas Luapan Bengawan Solo

Kebun Binatang Jurug Kena Imbas Luapan Bengawan Solo

Petugas Bonbin Jurug membersihkan luapan banjir
Petugas Bonbin Jurug membersihkan luapan banjir
Petugas Bonbin Jurug membersihkan luapan banjir

Solo, 20/2 (BeritaJateng.net) – Tingginya curah hujan di Solo membuat warga bantaran sungai Bengawan Solo merasakan dampak banjir. Selain perkampungan warga salah satu objek wisata Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) juga berada di tepian sungai Bengawan Solo juga terkena imbasanya,

Unggul, Administrasi dan SDM Taman Satwa Taru Jurug, mengatakan pihak pengelola Satwa Taru Jurug sudah melakukan antisipasi banjir dengan meninggikan lokasi kandang hewan yang berada di lokasi yang rendah.

Meski lokasi TSTJ berada di bantaran sungai Bengawan Solo, namun lokasinya lumayan lebih tinggi. Meski begitu sudah dilakukan antisipasi dengan meninggikan dan merapatkan kondisi kandang untuk mengantisipasi datangnya luapan bengawan Solo.

Kandang Sudah ditinggikan sekitar dua tahun lalu. Dibuat lebih tinggi diatas ukuran saat banjir terakhir yang menggenangi TSTJ ketika belum di bangun kandang baru.

“Lokasi yang paling dekat dengan bantaran sungai adalah kandang Kudan Nil. Namun saat ini kondisi kandang sudah di tinggikan,” jelasnya ketika ditemui beritajateng.net di kantornya Jumat, (20/2/2015).

Unggul juga menjelaskan, meski banjir tidak sampai menggenangi koleksi satwa yang ada di TSTJ, namun sebagai antisipasi banjir, kondisi hewan tetap di pantau oleh dr. hewan dari TSTJ.

“Tetap dipantau kesehatannya, agar tidak kerkena bakteri yang terbawa banjir,” lanjutnya.

Meluapnya aliran sungai Begawan Solo ikut merendam bagian timur warung yang ada di lokasi kebun binatang. Ketinggiannya mencapai betis oramng dewasa.

Suryani pemilik warung mengaku dirinya bersama pedagang lain sejak tadi malam sudah mengevakuasi peralatan yang ada di warungnya.

“Sejak jam 12 sudah ke sini, air sudah setinggi betis. Buat pindahin barang-barang, “jelasnya.

Saat ini petugas dan pemilik warung yang ada di sisi timur TSTJ sedang bergotong royong membersihkan lumpur yang terbawa aliran Bengawan Solo. Persis di belakan warung nampak air masih cukup tinggi. (BJ24)