Home News Update Kawasan Simpanglima Semarang akan Ditutup Dua Bulan

Kawasan Simpanglima Semarang akan Ditutup Dua Bulan

iswar

Semarang, 15/4 (BeritaJateng.net) – Satu ruas Jalan Diponegoro yang menghubungkan kawasan Simpanglima dengan Candi, akan ditutup sekurangnya selama dua bulan terakhir ini.

Karenanya, para pengguna jalan terutama dari arah Jalan S. Parman, diharapkan mencari jalur alternatif lain jika hendak menuju Simpanglima. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Aminuddin di Balaikota, Rabu (15/4).

“Jalan ini cukup vital karena menghubungkan pusat kota dan lokasi menuju beberapa kantor pemerintahan di Jalan Pahlawan. Kami memohon maklum bagi pengguna jalan yang melintasinya,” terangnya.

Dijelaskan, pengguna jalan dari arah bawah masih dapat melintasi jalan ini sebagaimana biasa namun hanya satu lajur saja yang dapat digunakan. Adapun lajur satunya akan diperbaiki lebih dulu dengan cara dilapis aspal ulang.

Sedangkan khusus di area traffic light simpang Polda khususnya dari arah Jalan Sriwijaya, akan dibeton dengan panjang sekitar 150 meter. Diperkirakan, pembetonan jalan ini memakan waktu sekitar dua bulan.

“Khusus untuk pembetonan sekitar dua bulan namun total pengerjaan butuh sekitar lima bulan. Kami targetkan saat Lebaran sudah dapat dibuka,” tukasnya.

Iswar menambahkan, kondisi Jalan Diponegoro saat ini memang masih cukup baik karena tidak ada lubang. Namun di beberapa bagian, aspal di badan jalan ini bergelombang sehingga membahayakan pengguna jalan terutama pengendara sepeda motor.

Kontraktor Pelaksana CV Tetuka Fausta Jun Efendi menjelaskan jika pengguna jalan dari arah bawah masih bisa melintas di Jalan Diponegoro namun harus menggunakan jalur kanan. Adapun dari atas, pengguna diharapkan menggunakan jalur alternatif seperti Jalan Kawi Raya ataupun Jalan Argopuro.

Pihaknya telah menyiapkan rambu penunjuk, portal pembatas serta berkoordinasi dengan aparat Satlantas Polrestabes Semarang untuk keperluan pengalihan arus ini. Ditambahkan, pihaknya akan melakukan pengerjaan peningkatan kualitas jalan ini secara cepat dan cermat karena merupakan jalan protokol.

“Perkiraan pekerjaan target rampung sekitar akhir Juli mendatang, tapi akan kami usahakan rampung secepat mungkin dengan mengerjakannya dua shift, siang dan malam hari,” katanya. (Bj05)