Home Kesehatan Kasus Turun, Konsumsi Oksigen di Semarang Turun Hampir 60 Persen

Kasus Turun, Konsumsi Oksigen di Semarang Turun Hampir 60 Persen

Pengisian tabung oksigen

SEMARANG, 6/8 (BeritaJateng.net) – Di tengah menurunnya angka positif Covid-19, kebutuhan oksigen di Kota Semarang ikut turun di angka hampir 60 persen. Bahkan kini rata-rata setiap hari, Kota Semarang hanya menggunakan 40,48 persen pasokan oksigen dari total daya tampung oksigen yang ada.

Kepala Dinkes Kota Semarang, M. Abdul Hakam mengatakan, kapasitas daya tampung oksigen di seluruh rumah sakit, Puskesmas dan mobil ambulan yang ada di Kota Semarang mencapai 42 ton.

“Sekarang Kebutuhan oksigen rata-rata setiap hari di angka 17 ton, kalau Juni dan Juli lalu sampai 42 ton atau daya tampung oksigen di rumah sakit, Puskemas dan mobil ambulan dipakai semua,” jelasnya di Balikota Semarang, Jumat (6/8/2).

Menurutnya, berkurangnya penggunaan oksigen di Kota Semarang dikarenakan berkurangnya pasien Covid-19.

“Berkurangnya pasien Covid-19 sangat berpengaruh terhadap penggunaan oksigen, per hari ini angka positif Covid-19 ada 509 orang,” katanya.

Hakam juga mengatakan, tingkat kesembuhan Covid-19 di Kota Semarang mencapai 94 persen.

“Harapan kami bisa semakin angka positif Covid-19 berkurang setiap hari, semoga saja selesai PPKM Jawa Bali bisa kurang dari 300 orang. Kami yakin Kota Semarang bisa naik level 3 dan perekonomian sedikit pulih,” ujar Hakam.

Ia menjelaskan, turunnya angka Covid-19 membuat Pemkot menutup beberapa tempat isolasi terpusat.

“Ada tiga yang ditutup, selain di UIN Walisongo, tempat isolasi terpusat di Wonolopo dan Islamic Center juga ditutup,” imbuhnya.

Meski tiga tempat isolasi terpusat ditutup, Hakam menegaskan daya tampung tempat isolasi terpusat yang ada di Kota Semarang masih mencukupi.

“Karena ada penambahan tempat isolasi terpusat di LPMP dengan kapasitas 200 tempat tidur. Jika diitambah Rumah Dinas Wilokota yang memiliki 200 tempat tidur, dan gedung diklat 100 tempat tidur, serta MHC 100 tempat tidur, total tempat tidur di tempat isolasi terpusat di Kota Sekarang ada 600 tempat tidur,” tambangnya. (Ak/El)