Home Lintas Jateng Kasus Dugaan Perjokian SBMPTN Masih Dalam Pemeriksaan

Kasus Dugaan Perjokian SBMPTN Masih Dalam Pemeriksaan

image

Solo, 10/6 (Beritajateng.net)- Tertangkapnya MY (20) dan TP (18) yang diduga terlibat dalam kasus perjokian dalam Seleksi Bersama Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2015 masih belum ditetapkan sebagai tersangaka.

Keduanya diamankan saat tertangkap basah oleh  pengawas panitia lokal (panlok) 44 Surakarta saat mereka berdua  bertukar jawaban di kamar mandi. Modus untuk mengelabui patugas jaga salah satunya dengan membawa soal tahun 2014. MY mengaku mencoba membantu TP untuk  mengerjakan soal pengetahuan umum.

Sampai saat ini  Polisi masih mendalami kasus dugaan perjokian yang terjadi Selasa (9/6/2015) kemarin saat pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN. Dan pidana apa yang akan dikenakan kepada mereka berdua.

Kapolsek Jebres Kompol Edison Panjaitan menjelaskan saat ini pihaknya masih mengumpulkan data-data terkait dugaan kasus perjokian yang terjadi di UNS. Bahkan pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo juga menanyakan bisakah keduanya dijerat dengan  tindak pidana atau tidak.

“Karena saat ini kita belum bisa pastikan karena kasusnya sedang dalam penyidikan, dan Kepolisian juga masih mendalami pasal tindak pidana yang bisa dipakai untuk diproses secara hukum,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (10/5/2015).

Sampai saat ini lanjut  Kompol Edison pihaknya masih meminta keterangan dari para saksi. Keduanya tidak di tahan. Tapi keduanya masih di Mapolsek Jebres.

Hasil penyidikan sementara, ternyata keduanya merupakan kakak beradik yang berasal dari Purworejo. Bahkan orang tuanya sudah dipanggil ke Mapolsek Jebres. Setelah pemeriksaan selesai keduanta akan diserahkan kembali kepada pihak orang tua.

 “Apakah ada tindak pidananya atau tidak. Kami bisa memastikan,” pungkasnya. (BJ24)