Home Headline Karaoke Inul Vizta Semarang Disegel Satpol PP Akibat Langgar PKM

Karaoke Inul Vizta Semarang Disegel Satpol PP Akibat Langgar PKM

Semarang, 1/7 (BeritaJateng.net) – Dua tempat usaha di Kota Semarang disegel oleh petugas Satpol PP Kota Semarang, pada Rabu (30/6) malam. Dua tempat tersebut yakni butik Luna Hijab di Jalan Pandanaran dan Karaoke Inul Vizta di Jalan Mugas.

Penyegelan itu karena dua sektor usaha tersebut melanggar aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Dalam pantauan tim dari pukul 21.00 – 21.45 wib, awalnya petugas melewati jalan Pandanaran dan mendapati butik tersebut masih buka. Petugaspun langsung menghampiri butik tersebut dan menyegel. Pihak manajemen dan karyawan pun hanya bisa pasrah.

Sementara itu, ketika menghampiri karaoke inul vizta, petugas sempat dikelabuhi pihak manajemen.

Lampu penerangan utama dipadamkan seolah olah tak beroperasi. Namun petugas menyisir semua ruangan mulai dari lantai satu sampai lima. Petugas awalnya mendapati semua ruang kosong. Namun ketika mengecek di gudang, petugas mendapati sejumlah pemandu lagu dan pria.

Petugas pun memerintahkan mereka keluar ruangan. Selanjutnya tempat karaoke itu disegel.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengaku sangat geram atas kelakuan pihak manajemen tersebut. Sebab, dalam aturan PKM, Luna Hijab melanggar batas waktu operasional.

“Kan batas operasionalnya jam 20.00 wib, lha (Luna Hijab) ini malah melebihi. Makanya kita segel,” kata Fajar.

Sementara terkait penyegelan Karaoke Inul Vista, kata dia, hal itu dilakukan karena sektor pariwisata dilarang beroperasi selama pengetatan PKM.

“Ini melanggar aturan dinas pariwisata. Kita cek ternyata didalamnya luar biasa banyak orang di dalamnya. Ini jelas melecehkan aturan yang dibuat kepala dinas pariwisata,” jelasnya.

Dia pun memperingatkan pihak manajemen agar tak merusak segel dan tak nekat beroperasi kembali. Sebab, jika nekat, pihaknya bakal memberikan sanksi lebih berat. Mulai dari penyegelan selamanya hingga peninjauan kembali ijin operasional.

“Bisa saya segel seterusnya, dan pencabutan ijin. Nanti akan kami sampaikan ke dinas pariwisata agar ijin operasional Inul Vizta ditinjau ulang,” tandasnya. (Ak/El)