Home Kesehatan Kapankah Waktu Berolahraga yang Baik Saat Puasa?

Kapankah Waktu Berolahraga yang Baik Saat Puasa?

Peserta Forest Run berlari melewati track hutan BSB.

JAKARTA, 3/6 (BeritaJateng.net) – Tidak lama lagi masyarakat beragama muslim akan segera memasuki bulan Ramadhan. Bulan dimana seseorang diwajibkan berpuasa sebulan penuh lamanya.

Seseorang yang selalu berolahraga tentu pada bulan ini merasa enggan untuk meneruskan aktifitasnya tersebut. Lisa Namuri, seorang instruktur senam privat para sosialita dan selebriti, mengungkapkan berpuasa bukanlah hambatan seseorang untuk melakukan olahraga.

“Kapan sih waktu berolahraga yang cocok saat kita menjalankan puasa? Menurut saya kondisi tubuh setiap individu berbeda-beda. Kalau memang sudah menjadi suatu aktivitas rutin, tentu olahraga saat berpuasa bukanlah suatu halangan,” bebernya.

Dia mengaku saat dirinya menjadi atlet dahulu, dimana olahraga merupakan makanan sehari-hari tentu olahraga saat puasa merupakan hal yang sangat biasa dan bukan suatu kendala. Namun, bagi seseorang yang baru memulai untuk rutin berolahraga saat bulan puasa lebih baik tidak memforsir tubuh secara berlebihan.

“Kalau orang yang sudah rutin setiap hari tidak akan ada masalah olahraga saat puasa di pagi, siang, atau sore karena metabolismenya sudah terbiasa. Namun, bagi yang baru-baru dan takut akan dehidrasi alangkah baiknya berolahraga saat jelang berbuka saja,” sarannya.

Anda bisa berolahraga dua puluh menit hingga satu jam lamanya tanpa khawatir akan dehidrasi. Selain itu, bisa juga Anda berolahraga setelah berbuka puasa dimana memberikan jeda yang cukup dari selesai makan hingga hendak mulai olahraga. Olahraga merupakan hal yang penting bagi tubuh untuk melancarkan peredaran darah dan menjaga metabolisme kita sendiri.

Lisa merupakan pelopor lahirnya komunitas hidup aktif Lisa’s Movement dan pemilik studio latihan bernama Lisa’s House. Lulusan Fitness Institute, Australia ini mengantongi berbagai sertifikasi internasional dalam bidang physical improvement, seperti STOTT Pilates, Kanada dan Red Cord, Norwegia. (Bj)