Home News Update Kapal Ditemukan, Nasib 11 ABK Belum Diketahui

Kapal Ditemukan, Nasib 11 ABK Belum Diketahui

Ilustrasi

Cilacap, 8/8 (BeritaJateng.net) – Hingga kini nasib 11 ABK (anak buah kapal) kapal motor (KM) jenis long line Pisang VI belum diketahui keberadaannya. Tim SAR gabungan sekitar pukul 07.00 WIB menemukan bangkai kapalnya disekitar Perairan Pangandaran. Tim pencarian yang terdiri dari sejumlah unsur di Cilacap pun akhirnya ditarik dan pencarian berikutnya dilakukan oleh Tim SAR Bandung.

“Sementara tim kita tarik ke Cilacap dan ada tim lain dari SAR Bandung yang melanjutkan pencarian disekitar Samudra Hindia” tandas Koodrinator BASARNAS Pos Cilacap, Mulwahyono. Katanya, cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi hambatan utama dalam misi pencarian tersebut.

Kapal pencari ikan dengan berat 18 gross ton itu hilang kontak sejak Kamis (28/7) lalu. Sedangkan kontak terakhir dengan pemiliknya yakni Marie (42) warga Perum Taman Gading Cilacap, pada Rabu (27/7) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Kapal nelayan ini diduga hilang di Samudra Hindia Selatan Cilacap yang menjadi tujuan semula untuk menangkap ikan.

Dari pihak Basarnas Pos Cilacap didapat keterangan, 11 dari ABK tersebut tiga diantaranya merupakan warga Cilacap dan delapan lainnya diketahui merupakan warga Kabupaten Pemalang. Dari Cilacap yakni nelayan bernama Kunto, Agus dan Karjo sedangkan dari pemalang masing-masing Bayu Aryawan sebagai nakhodanya, Danang, Teguh, Fresmo, Aris, Arisman, Eko dan Latif.

“Kapal berangkat dari PPSC (Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap) pada hari Selasa 26 Juli sekitar jam 9.50 menit pagi. Tujuannya ke Samudra Hindia” katanya.

Diduga kuat, kapal Pisang VI ini mengalami kecelakaan laut akibat hembasan ombak tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Hal ini juga dikaitkan dengan informasi dari sejumlah nelayan asal Pangandaran Jabar yang sebelumnya sempat melihat adanya sebuah kapal terapung dalam posisi terbalik. Kapal ini terlihat disekitar Semenanjung Pangandaran. (BJ33)