Home Lintas Jateng Kantor Lingkungan Hidup Diusulkan Jadi Badan

Kantor Lingkungan Hidup Diusulkan Jadi Badan

Kudus, 29/11 (BeritaJateng.Net) – Status Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, perlu ditingkatkan menjadi badan agar kewenangan dan tanggung jawabnya semakin luas, kata Anggota DPRD Kudus Agus Imakuddin.

"Setidaknya, ketika menjalin komunikasi dengan sejumlah SKPD lebih lancar karena eselon pejabat yang duduk pada instansi yang berbentuk badan hampir sama dengan dinas," ujar Agus Imakuddin yang juga Ketua Komisi C DPRD Kudus itu di Kudus, Sabtu (29/11).

Terkait dengan usulan tersebut, kata dia, pernah disampaikan pada rapat komisi DPRD Kudus.

Untuk meningkatkan status kantor menjadi badan, kata politikus dari PDI Perjuangan itu, memang perlu ada perubahan struktur organisasi tata kerja (SOTK).

Dengan adanya peningkatan status menjadi badan, dia berharap, penanganan limbah bisa maksimal.

Selain itu, kata dia, peran dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) skala kabupaten juga lebih maksimal.

Kepala Kantor LH Kudus Joko Dwi Putranto mengatakan dengan adanya perubahan status kantor menjadi badan memang ada perubahan soal kewenangan dan tanggung jawab yang menjadi lebih luas.

Kewenangan yang dipastikan bertambah, kata dia, nantinya soal analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) yang selama ini masih ditangani oleh Pemprov Jateng, nantinya ketika berstatus badan berhak mengeluarkan amdal.

Ketika masih berstatus kantor, kata dia, kewenangannya sebatas memberikan rekomendasi Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).

Nantinya, kata dia, pejabat yang ditunjuk merupakan pegawai eselon II atau setingkat kepala dinas.

"Sementara ketika berstatus kantor hanya dari eselon III sehingga ketika mau mengingatkan pejabat setingkat kepala dinas tentunya ada perasaan segan," ujarnya.

Usulan status Kantor LH Kudus ditingkatkan menjadi Badan LH, kata dia, memang perlu ada kajian dari Bagian Organisasi Kepegawaian Setda Kudus. (ant/pri)