Home Headline Kampung Jawi Berbagi, Ajak 26 Anak Yatim Piatu Belanja Busana Lebaran

Kampung Jawi Berbagi, Ajak 26 Anak Yatim Piatu Belanja Busana Lebaran

Semarang, 4/4 (BeritaJateng.net) – Banyak cara untuk berbagi kepada sesama menjelang Bulan Suci Ramadhan, seperti yang dilakukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Jawi, Minggu (4/4) pagi.

Mereka mengajak puluhan anak-anak Yatim Piatu di sekitar Angkringan Pinggir Kali Kampung Jawi, untuk berbelanja busana dan pakaian yang akan digunakan saat Lebaran nanti.

Pengelola Angkringan Pinggir Kali Kampung Jawi yang berlokasi di Jalan Kalialang Lama VII RT 02/RW 01, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang ini selalu menggelar kegiatan berbagi pada warga sekitar dan anak-anak yatim piatu setiap tahunnya menjelang bulan suci Ramadhan.

“Alhamdulillah kami selalu menggelar kegiatan Kampung Jawi Berbagi. Jadi menjelang bulan suci Ramadhan, kami selalu membuat agenda rutin berbagi dengan cara mengajak anak-anak yatim piatu yang ada di sekitar sini untuk berbelanja busana baju lebaran,” ujar Siswanto, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Jawi.

Sisbudoyo sapaan akrabnya mengaku jika ada 26 anak yatim piatu yang berasal dari wilayah sekitar Kampung Jawi mendapat kesempatan berbelanja busana lebaran.

“Pengelola Kampung Jawi dibantu para donatur mencoba berbagi, sodakoh untuk anak yatim piatu di lingkungan kita. Mereka kita ajak untuk berbelanja di Toko Busana Muslim Pands Pandanaran dan memilih sendiri satu setel pakaian yang akan digunakan untuk lebaran nanti,” imbuh Sis.

Kegiatan berbagi inipun dikemas dengan menarik dan menghibur. “Kami mengundang badut dan pesulap juga untuk menghibur anak-anak yang lelah usai berbelanja baju lebaran,” kata Sis.

Ia berharap dengan kegiatan peduli dan berbagi ini bisa memberikan manfaat kepada sesama, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan Kampung Jawi kepada masyarakat.

Pihaknya juga berencana membagikan cermin ‘kaca pengilon’ untuk tempat-tempat ibadah di sekitar Kampung Jawi. Dengan cermin tersebut, ia berharap warga dapat berkaca dan intropeksi terhadap diri mereka sendiri. (El)