Home Ekbis Kadin Desak Pemerintah Terkait Regulasi Pengelolaan Geothermal

Kadin Desak Pemerintah Terkait Regulasi Pengelolaan Geothermal

image

Semarang, 22/4 (Beritajateng.net)-Potensi geothermal yang dimiliki Jawa Tengah bisa menjadi energi alternatif untuk mendukung pembangunan industri baru.

Para investor yang akan menanamkan sahamnya dengan mendirikan industri baru banyak yang mempertanyakan soal ketersediaan energi di Jawa Tengah. Sebab informasi yang didapat jika pasokan energi listrik khususnya dari PLN, sudah terbatas.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng Didik Sukmono menanggapi keluhan dari investor baru yang mau masuk ke Jawa Tengah. Ia menyebutkan jika provinsi ini memiliki dukungan atau simpanan energi panas bumi atau geothermal yang lebih dari cukup.

Namun, sampai saat ini wacana yang disampaikan dalam sejumlah forum bisnis hanya retrorika. Sebab pelaksanaannya sampai sekarang terganjal belum adanya regulasi atau payung hukum. Padahal investor yang berminat mengelola panas bumi di Jawa Tengah cukup banyak.

Oleh karena itu, lanjut Didik pemerintah baik pusat maupun provinsi segera membuat regulasi yang mengatur tentang pengelolaan panas bumi atau geothermal di Jawa Tengah. Diketahui ada 14 potensi panas bumi atau geothermal yang tersebar di Jawa Tengah. Sebab Jawa Tengah mempunyai deretan gunung berapi yang menyimpan energi panas bumi.

Di antaranya di Kabupaten Semarang, Wonosobo, Banjarnegara dan Grobogan serta Karanganyar. Dari ke-14 titik tersebut di Kabupaten Semarang dan Wonosobo telah ditetapkan sebagai wilayah kerja pertambangan panas bumi. (BJ23)