Home Headline Kaca Mobil Dipecah, Rp 185 Juta Amblas

Kaca Mobil Dipecah, Rp 185 Juta Amblas

Polisi memeriksa mobil korban pencurian dengan modus pecah kaca.

Pemalang, 3/8 (BeritaJateng.net) – Aksi perampokan dengan modus memecah kaca mobil terjadi di Pemalang, Rabu (3/8). Seorang kontraktor bernama Sigit Pramono Jati (42) warga Perumahan Taman Asri Blok B 3 menjadi korbannya.

Mobil Toyota Avanza warna putih bernopol G 8623 PM yang baru beberapa menit ditinggal masuk warung makan di Jalan Kyai Makmur dibobol pelaku pada kaca samping kiri. Pelaku yang diduga berjumlah tiga orang berhasil membawa kabur sebuah tas berisi uang sekitar Rp 185 juta.

Menurut korban Sigit Pramono Jati, sebelum kejadian dirinya memang baru saja mengambil uang di Bank Jateng di Jalan Jendral Sudirman dan uang ditaruh didalam tas hitam sekitar pukul 11.00 lebih. Dari bank dirinya kemudian berhenti makan di Warung Sagrip di Jalan Kyai Makmur, tas berisi uang ditaruh di kursi tengah dan mobil ditinggal dalam keadaan terkunci.

“Belum ada 10 menit ada yang berteriak maling..maling, dan setelah dicek ternyata kaca mobil sudah pecah sedangkan tas berisi uang sudah hilang,”jelasnya.

Seorang saksi mata Zaenal (26) warga Desa Jojogan Kecamatan Watukumpul yang baru saja mengurus perijinan di Kantor Pelayanan dan Perijinan Terpadu (KPPT) yang berada tepat di seberang lokasi, menceritakan dirinya saat itu melihat seorang laki-laki dengan sepeda motor Suzuki Satria FU di tepi jalan, tiba-tiba ia ngomong siap.

“Saat itu juga melaju dengan cepat sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai 2 orang dari arah Barat dengan cepat, disusul Satria FU mengikuti di belakangnya, dan ternyata di depan warung baru saja terjadi pembobolan kaca mobil,”jelasnya.

Aksi para pelaku tergolong nekat, sebab warung tempat korban makan saat itu dalam keadaan ramai. Namun karena aksi yang dilakukan begitu cepat membuat orang-orang di sekitar lokasi kejadian tidak dapat berbuat apa-apa karena kedua sepeda motor pelaku langsung melesat melarikan diri.

Hingga saat ini Polres Pemalang masih melakukan pelacakan terhadap para pelaku setelah mendapat keterangan dari korban dan para saksi di lokasi kejadian.(BJ33)