Home Lintas Jateng Jurusan PLS FIP UNNES Beri Pelatihan Video Animasi Animaker.com Tendik PAUD Nonformal...

Jurusan PLS FIP UNNES Beri Pelatihan Video Animasi Animaker.com Tendik PAUD Nonformal di Semarang

Pelatihan Video Animasi Animaker.com melalui daring oleh jurusan PLS FIP UNNES.

Semarang, 6/10 (BeritaJateng.net) – Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang (PLS FIP UNNES) mendukung pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.

Terlebih ditengah pandemi seperti saat ini, tenaga pendidik dituntut lebih kreatif dan inovatif agar siswa dapat dengan mudah menyerap ilmu yang diajarkan.

Salah satunya, tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) nonformal yang dituntut untuk selalu dapat mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam perkembangan teknologi, karena pemanfaatan teknologi menjadi salah satu indikator kemajuan pendidikan.

Ketua Tim Pengabdian Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (PLS FIP UNNES), Bagus Kisworo S. Pd., M. Pd mengatakan, sarana dan pemahaman akan pemanfaatan teknologi menjadi sangat penting bagi pengembangan HIMPAUDI secara organisasional dan pengembangan kompetensi individu pendidik PAUD nonformal, terutama pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

“Proses pembelajaran saat ini telah mengalami banyak perubahan, dimana penguasaan teknologi berbasis internet menjadi keharusan untuk dimiliki para pendidik agar mampu mengembangkan proses pembelajaran dengan menggunakan media yang berbasis teknologi dan internet. Hal ini karena media pembelajaran menjadi salah satu aspek keberhasilan dari proses pembelajaran,” ujarnya, Rabu (6/10) melalui pers rilisnya.

Menurut Bagus, teknologi yang saat ini belum banyak digunakan dalam pembelajaran siswa yakni teknologi animasi.

Animasi merupakan kumpulan gambar yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan gerakan/motion, dimana pada saat ini video pembelajaran yang menggunakan animasi sangat dibutuhkan, namun dalam perkembangannya media pembelajaran yang berbasis teknologi bahkan internet masih jarang dibuat atau digunakan dengan berbagai kondisi, terbatasnya sarana, prasarana, keterbatasan anggaran, bahkan kompetensi.

Hal ini bertolak belakang dengan perkembangan berbagai platform pengembangan media pembelajaran yang berkembang pesat di dunia maya, baik yang berbayar ataupun gratis, dan hampir menawarkan aplikasi dengan fitur minimal teknik dan minimal skill sehingga mampu meminimalisir hambatan-hambatan yang dihadapi oleh para pendidik untuk pengembangan media yang berbasis teknologi.

“Banyaknya platform yang ada didunia maya dan bisa digunakan oleh para pendidik untuk mengembangkan media pembelajaran di kelas seperti, Animaker.com Dodley, toonly, OpenToonz, Pencil2D Animation, Powtoon, dan sebagainya jarang dimanfaatkan karena adanya keterbatasan literasi, dan dalam pemanfaatan awal terkadang dibutuhkan bimbingan atau pelatihan yang efektif,” katanya.

Pelatihan pengembangan media pembelajaran video animasi platform animaker.com bagi pendidik paud nonformal di kota semarang bertujuan untuk, meningkatkan kompetensi guru agar terampil dalam membuat media pembelajaran berbentuk animasi video pembelajaran, guna mewujudkan pembelajaran bagi pendidikan anak usia dini yang menarik dan atraktif.

Pembelajaran dilaksanakan melalui zoom meeting karena peserta melebihi dari rencana pengabdian sebelumnya yang berjumlah 25 menjadi 62 orang, sehingga apabila dilakukan luring akan melanggar protokol kesehatan.

Tim Pengabdian jurusan PLS FIP UNNES yang diketuai oleh Bagus Kisworo S. Pd., M. Pd, dengan anggotanya Dra Liliek Desmawati M.Pd, Dr Amin Yusuf M Si, Imam Shofwan S. Pd., M. Pd , Amalia Balqis Oktiva Sakti, Zulaikhah Rita Kusumastuti dan Rana Indah Setiawati ini berjalan lancar.

Bertambahnya jumlah peserta berasal dari antusias para guru PAUD nonformal di kota semarang untuk mengikuti pelatihan, serta hasil kesepakatan dengan pengurus HIMPAUDI kota semarang, agar peserta yang ikut memawikili dari masing-masing wilayah kota semarang.

Metode yang digunakan Metode kaji tindak, dilakukan dengan menyusun perencanaan kegiatan pelatihan secara intensif, dimplementasikan, dipantau dan dievaluasi, tindak lanjut implementasi dan perbaikan kegiatan, metode pelatihan dengan ceramah, tanya jawab, pemberian motivasi, penugasan, curah pendapat, dan metode pembelajaran yang digunakan dalam pelatihan untuk membentuk karakter guru yang kompeten dalam bidang teknologi menggunakan pendekatan andragogi dimana metode ini khusus digunakan untuk orang dewasa.

Proses tersebut dilalui melalui pelatihan via zoom meeting dan pendampingan melalui group whatsap yang dibuat bersama untuk berkomunikasi dan mensupervisi hasil produk, sedangkan evaluasi dilakukan melalui zoom meeting untuk pemantapan, yang berupa diskusi dan koreksi hasil pelatihan. (Ak/El)

Advertisements

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × five =