Home Ekbis Jumlah Penumpang Kapal di Semarang Stabil

Jumlah Penumpang Kapal di Semarang Stabil

penumpang kapal

Semarang, 18/2 (BeritaJateng.net) – Jumlah penumpang kapal pada awal 2015 stabil yaitu antara 3.000-4.000 orang dalam setiap bulannya, kata Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Carolus Sangaji.

“Pada awal tahun ini, terutama pada Januari lalu jumlah penumpang tidak ada penurunan karena meski musim hujan namun tidak berakibat pada cuaca ekstrem,” katanya di Semarang, Rabu.

Menurutnya, gelombang air laut juga masih memungkinkan bagi kapal besar pengangkut penumpang untuk berlayar. Sebelumnya, tepatnya pada Desember lalu sejumlah kapal terpaksa menunda pemberangkatan karena gelombang air laut yang cukup tinggi.

Mengenai rute, hingga saat ini Pelabuhan Tanjung Emas masih lebih banyak melayani penyeberangan menuju ke Pulau Kalimantan, tepatnya bagian selatan dan barat. Sedangkan untuk intesitas kapal yang melayani penyeberangan tersebut dalam satu minggu terdiri dari empat kali penyeberangan.

Hingga saat ini pihaknya belum menambah intensitas penyeberangan mengingat jumlah penumpang juga masih stabil sejak dulu. Untuk peningkatan jumlah penumpang sendiri hanya terjadi saat jelang Lebaran.

Menurutnya, menjelang Lebaran jumlah penumpang bisa melonjak hingga 12 ribu orang/bulan. Oleh karena itu, sejumlah perusahaan jasa transportasi kapal menambah intensitas pelayaran mereka.

“Dalam satu tahun puncak kenaikan hanya terjadi pada jelang Lebaran, selebihnya tidak ada kenaikan. Bahkan di akhir tahun jumlah penumpang masih stabil yaitu antara 3 ribu-4 ribu/bulan,” katanya.

Sementara itu, untuk menambah kenyamanan penumpang, pada tahun ini rencananya PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Tanjung Emas akan menambah fasilitas di terminal penumpang.

“Salah satu yang diberikan yaitu bagian teras terminal penumpang yang hingga saat ini masih dalam kondisi terbuka akan segera ditutup sehingga memberikan kenyamanan kepada para penumpang. Rencananya pada tahun ini proyek tersebut mulai dikerjakan,” katanya. (ant/BJ)