Home Life Style Jomblo Akut, Wanita ini Pacaran dengan Patung dari Tanah Liat

Jomblo Akut, Wanita ini Pacaran dengan Patung dari Tanah Liat

Mary Stephenson menciptakan pria idamannya sendiri dari tanah liat, hal ini dilakukan setelah ia menjomblo sekian lama dan tak menemukan belahan jiwanya.

Jakarta, 30/10 (BeritaJateng.net) – Dewasa ini, mengubah status dari jomblo menjadi berpasangan sudah menjadi masalah tersendiri. Hal ini terutama dirasakan oleh manusia-manusia modern yang tak memiliki waktu luang untuk bersosialisasi. Mungkin itulah yang dirasakan oleh Mary Stephenson Dia muak kejombloannya menjadi bahan komentar para kerabat dan teman. Sehingga akhirnya seniman wanita ini menciptakan pacar idealnya dengan tangan sendiri.

Dilansir Metro UK (30/9), Mary membuat pacar imajiner dari campuran tanah liat, cat dan kertas. Tak hanya satu, Mary membuat pacar tanah liat dari berbagai etnis dan kebangsaan.

Mary Stephenson membuat karakter berbeda untuk setiap kekasihnya. Ya.. kekasihnya adalah pating dari tanah liat. Mary terlalu putus asa untuk memiliki kekasih sehingga ia menciptakan prianya sendiri.
Mary Stephenson membuat karakter berbeda untuk setiap kekasihnya. Ya.. kekasihnya adalah pating dari tanah liat. Mary terlalu putus asa untuk memiliki kekasih sehingga ia menciptakan prianya sendiri.

Ide itu muncul setelah insiden kecil yang dialami Mary di pesta pernikahan kenalannya. Saat itu, salah satu tamu mengomentari kejombloan Mary selama tiga tahun ‘sia-sia’. “Saya benar-benar tidak mengerti kenapa setiap orang berpikir saya menyia-nyiakan waktu dengan melajang,” curhat Mary. “Itu membuat saya bertanya-tanya apa yang kita harapkan untuk satu sama lain. Haruskah saya memiliki ‘belahan jiwa'”?

Mary Stephenson mengajak kekasihnya yang merupakan patung yang terbuat dari tanah liat untyk berkencan diberbagai tempat romantis.
Mary Stephenson mengajak kekasihnya yang merupakan patung yang terbuat dari tanah liat untyk berkencan diberbagai tempat romantis.

Menurut Mary, dia tak bermaksud menentang konsep hubungan asmara melalui My Man. Dia hanya ingin merepresentasikan tekanan sosial yang dialami generasi muda saat ini untuk memiliki kehidupan yang sempurna di mata masyarakat. Salah satunya adalah dengan memiliki pasangan. (Bj)

Advertisements

Comments are closed.