Home News Update Jelang Ujian SMP, Siswa Perlu Doa dan Motivasi

Jelang Ujian SMP, Siswa Perlu Doa dan Motivasi

1877
Jelang ujian, siswa gelar training motivasi.

Semarang, 17/4 (BeritaJateng.net) – “Kalau kau menghargai prosesnya pasti hasilnya akan berharga”. Begitulah petikan motivasi yang digelar SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang dalam acara doa bersama bagi siswa dan orang tua/wali siswa kelas IX di masjid sekolah.

Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Kota Semarang akan digelar Mei mendatang. Untuk menghadapi UN, para siswa membutuhkan persiapan yang sangat matang agar hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal.

Tentu tidak hanya berupa pembekalan materi pelajaran yang akan diujikan. Namun, lebih dari itu yang tak kalah penting adalah persiapan mental bagi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional sangat mutlak dibutuhkan.

Dalam acara motivasi dan doa bersama yang digelar, Nur Kholis selaku kepala sekolah, mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu usaha sekolah membentuk kepribadian secara mental dan spiritual dalam rangka menghadapi UN. Dengan demikian, anak didik akan semangat dan terpacu belajar dan beribadah.

“Belajar saja tidak cukup. Perlu dibarengi dengan beribadah. Dalam ibadah itu ada doa dan doa bersama bagian dari ibadah. Kegiatan ini penting bagi siswa dan guru supaya bisa lulus 100 persen,” katanya.

Motivasi

Bentuk kegiatan yang diberikan kepada 183 siswa adalah training motivasi yang disampaikan oleh Ustad Joko Winarso. Dalam motivasinya ustad memberikan tips agar sukses menghadapi UN. Tampak dari seluruh siswa antusias mengikuti setiap pesan yang disampaikan oleh Ustadz Joko.

Ustadz Joko mengajak seluruh siswa untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam menghadapi ujian. Mempunyai mimpi dan cita-cita adalah kunci untuk menjadi sukses, dan jangan lupa selalu meminta doa dari orangtua dan guru-guru. “Kalau kau menghargai prosesnya pasti hasilnya akan berharga”, ungkapnya.

Setelah memberikan training motivasi siswa diajak untuk bermuhasabah dan berdoa bersama agar dimudahkan dalam menghadapi UN. Pada sesi muhasabah ini siswa terlihat menghayati dan merenungi setiap pesan yang dipimpin oleh ustadz Joko. Seluruh siswa terlihat menitikkan air matanya dan menangis dengan terisak merenungi.

“Mari kita ingat jasa-jasa orang tua yang telah menjaga dan menyayangi kita sejak dari kita lahir sampai dalam keaadaan sekarang, selayaknya kita persembahkan hasil yang terbaik untuk orangtua dan guru-guru kita,” seru ustadz dalam muhasabahnya.

Salah satu siswi Widya Putri, mengaku lega setelah mengikuti training motivasi dan doa bersama ini. Dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mengerjakan setiap soal UN.

“Selain belajar dan try out di sekolah, motivasi dan doa bersama ini menjadikan saya mantap menghadapi ujian,” terangnya. (Bj)

Advertisements