Home Hukum dan Kriminal Jelang Ramadhan, 9 Pasum Terjaring Satpol PP

Jelang Ramadhan, 9 Pasum Terjaring Satpol PP

Sejumlah pasangan mesum usai terjaring razia gabungan Satpol PP dan Dinsos Kendal, tengah diinterogasi petugas untuk dimintai keterangan dan data pribadi yang selanjutnya dimasukkan ke dalam data base di Ruang Kantor Satpol PP Kabupaten Kendal, Selasa (16/6). 
Sejumlah pasangan mesum usai terjaring razia gabungan Satpol PP dan Dinsos Kendal, tengah diinterogasi petugas untuk dimintai keterangan dan data pribadi yang selanjutnya dimasukkan ke dalam data base di Ruang Kantor Satpol PP Kabupaten Kendal, Selasa (16/6). 
Sejumlah pasangan mesum usai terjaring razia gabungan Satpol PP dan Dinsos Kendal, tengah diinterogasi petugas untuk dimintai keterangan dan data pribadi yang selanjutnya dimasukkan ke dalam data base di Ruang Kantor Satpol PP Kabupaten Kendal, Selasa (16/6).

*Kepergok Dihotel, Saat Berpelukan dan Telanjang

Kendal, 16/6 (BeritaJateng.net) – Setidaknya sembilan (9) pasangan mesum (Pasum-Red) terjaring razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kendal saat berada di Hotel Arjuna Pageruyung Kendal, Selasa (16/6).

Di hotel kelas melati tersebut, mereka dipergoki petugas Satpol PP saat sedang berpelukan dan tidak menggunakan busana alias telanjang. Pasangan muda-muda ini mengaku masuk kamar untuk memuaskan hasrat nafsunya.

Razia yang digelar tim gabungan Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten Kendal ini, selain di tempat hotel juga dilakukan disejumlah Pasar Weleri yang biasa digunakan untuk mangkal dan transaksi para PSK juga tidak luput dari sasaran razia tersebut.

Sulaiman (42) warga Desa Wonosari Kecamatan Pegandon yang terjaring razia itu misalnya. Dia mengaku kenal dengan Siti Khoiriyah (35) warga Penaruban Weleri baru satu bulan. Lalu, ia berkencan untuk bertemu di Hotel Arjuna.

“Saya kenal dia (Sulaiman Pasangan Mesumnya-Red) baru satu bulan ini pak, rencananya saya akan berangkat ke Taiwan untuk menjadi TKW. Tapi, sebelum berangkat saya diminta dan diajak ke hotel ini untuk melakukan hubungan layaknya suami istri,” aku Siti.

Senada juga di akui pasangan mesum Asep (38) warga  Jebres Surakarta dan Dwi Astuti (28) warga Desa Krengseng Gringsing Batang ini. Asep yang berprofesi sebagai  sopir bus jurusan Solo Tegal dan Astuti seorang karyawan counter Hp di dekat Pasar Weleri Kendal.

Mengaku berkenalan dengan Astuti hampir selama delapan bulan, dan sudah sering jalan bareng. Namun dihadapan petugas, ia mengaku baru dua kali mengamar di hotel. “Ya namanya juga lagi apes, mau bagaimana lagi mas. Belum apa-apa sudah keburu ke pergok dan ditangkap petugas,” ucapnya.

Kepala  Satpol PP Kendal,  Toni Ariwibowo mengatakan bahwa razia yang digelar bersama pihak Dinsos ini dalam rangka cipta kondisi jelang ramadhan. Sedangkan sasarannya adalah penyakit masyarakat (pekat) seperti minuman keras (miras), dan para pekerja seks komersial (PSK) yang biasa mangkal di pasar maupun hotel untuk berbuat mesum.

“Semua pelaku pasangan mesum yang terjaring saat ini, baru sebatas diberikan pembinaan dan belum dilakukan tindakan. Namun, untuk semua data para pelaku pasangan mesum sudah kami masukkan ke dalam database Satpol PP Kendal,” jelasnya.

Toni menambahkan, jika nanti ketahuan dan terjaring razia kali keduanya tetap akan dilakukan tindak pidana ringan kemudian diserahkan ke Kejaksaan. Usai penyidikan oleh petugas Satpol PP, semua pasangan mesum tersebut lalu di perbolehkan pulang dengan syarat  pihak keluarga atau orang tua yang bersangkutan wajib hadir di kantor Satpol PP Kendal. (BJ19)