Home Headline Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Maut Temanggung

Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Maut Temanggung

image

Temanggung, 21/2 (Beritajateng.net) – Ahli waris empat korban meninggal dunia pada kecelakaan maut di Jalan Gajah Mada, Maron, Temanggung, Kamis (19/2) menerima santunan dari PT Jasa Raharja.

Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Magelang Ahmad Alfansur Situmeang di Temanggung, Sabtu, mengatakan sesuai ketentuan, masing-masing korban meninggal menerima santunan Rp25 juta per orang dan korban luka-luka mendapat jaminan pengobatan di rumah sakit maksimal Rp10 juta.

Tabrakan antara mobil Toyota Land Cruisser Cruiser nomor polisi AA 7995 AE dengan lima sepeda motor di Jalan Gajah Mada Temanggung mengakibatkan empat korban meninggal dunia dan dua korban luka-luka.

Korban meninggal dunia atas nama Zamroni, warga Koripan, Selopampang, Ilyas, warga Krajan, Tlogowungu, Kaloran, dan pasangan suami istri, Suradji dan Jeki Akhirati, warga Daleman Asri, Mungseng, Temanggung.

Korban luka-luka, yakni Maskuri, warga Malangan, Payaman, Secang, Magelang dan Mudiyon,o warga Kewaluhan, Kertosari, Temanggung.

“Kami wajib menyelesaiakan santunan secepat mungkin, prosesnya petugas kami melakukan jemput bola. Setelah koordinasi dengan polisi ada korban meninggal kemudian besoknya atau dua hari kemudian kami proses jemput bola dan paling lama tujuh hari sudah dibayarkan,” katanya.

Ia mengatakan pembayaran santunan di Perwakilan Magelang yang meliputi Kabupaten Magelang, Purworejo, Kebumen, Temanggung, Wonosobo, dan Kota Magelang rata-rata per bulan Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar, baik untuk santunan meninggal dunia, luka-luka, dan cacat tetap.

“Paling banyak untuk pembayaran korban luka-luka. Untuk korban luka-luka mayoritas usia pelajar, bisa 60-70 persen,” katanya.

Di tempat terpisah, Kapolres Temanggung AKBP Dwi Indra Maulana mengatakan para korban meninggal merupakan korban tabrak lari karena pengemudi mobil Toyota Land Cruiser melarikan diri, namun akhirnya bisa ditangkap.

“Ada dua orang dalam dalam Toyota Land Cruiser tersebut, yakni Yohanes Aditya dan Romadhon, warga Parakan, Temanggung. Semula kami kesulitan menentukan tersangka karena keduanya saling menuding sebagai pengemudi mobil. Setelah diperkuat keterangan lima orang saksi, kami tetapkan Yohanes Aditya sebagai tersangka,” katanya.(ant/Bj02)