Home Nasional Jasa Raharja Putra Mataram Bayar Santunan Korban AirAsia

Jasa Raharja Putra Mataram Bayar Santunan Korban AirAsia

jasa raharja

Mataram, 7/1 (BeritaJateng.net) – PT Jasaraharja Putera Cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menyelesaikan pembayaran santunan kepada ahli waris Thirza Aurelia, siswi Sekolah Dasar Kristen Aletheia Mataram yang menjadi korban kecelakaan pesawat AirAsia.

Kepala Cabang PT Jasaraharja Putra Cabang Mataram Sage Mulyo, di Mataram, Rabu, menjelaskan santunan yang diberikan bukan sebagai pembayaran atas klaim asuransi penerbangan, melainkan santunan sebagai kepesertaan asuransi anak didik.

“Thirza Aurelia, siswa kelas IV Sekolah Dasar Kristen Aletheia (SDK) Mataram merupakan peserta asuransi anak didik PT JP,” katanya.

Asuransi Jasaraharja Putera atau lebih dikenal dengan JP Insurance adalah sebuah asuransi umum yang berdiri sejak 199 dan berkantor pusat di Jakarta. JP Insurance merupakan anak perusahaan PT Jasa Raharja (Persero).

Sage mengatakan uang santunan sudah diserahkan kepada keluarga Thirza Aurelia di Mataram. Penyerahan hak atas asuransi tersebut dilakukan pada saat hari pertama masuk sekolah, yakni Senin (5/1), disaksikan guru dan Pengurus Yayasan Aletheia.

Nilai uang santunan yang diberikan terhadap ahli waris korban sebesar Rp2,5 juta sesuai dengan kesepakatan kerja sama dengan pihak sekolah yang mengasuransikan seluruh siswanya di PT JP.

Menurut dia, kepesertaan tersebut sebagai wujud kerja sama perusahaannya dengan SDK Aletheia Mataram, di mana seluruh anak didik terdaftar dalam kepesertaan asuransi kecelakaan diri.

Dalam program kerja sama tersebut, peserta asuransi selama 24 jam terus menerus dalam masa pertanggungan. Jika terjadi kecelakaan pada setiap anak didik akan mendapat santunan.

“Nilai santunan yang kami berikan sesuai dengan kesepakatan nilai premi yang dibayarkan, bahkan nilai santunan bisa sampai Rp100 juta. Khusus untuk siswa SDK Aletheia nilai santunan maksimal Rp2,5 juta bagi yang meninggal dunia, cacat tetap Rp2,5 juta dan biaya perawatan Rp400 ribu,” katanya.

Thirza Aurelia adalah siswa kelas IV SDK Aletheia Mataram. Murid yang tergolong siswa yang cerdas dan memiliki prestasi cukup membanggakan itu berangkat ke Singapura untuk berlibur bersama Lina Soetanto, salah seorang sepupunya serta Ang Mie Jong alias Lie Chen yang merupakan bibi dari Thirza Aurelia.

Ketiga warga Ampenan, Kota Mataram, itu terdaftar dalam manifest dengan nomor berurutan. Masing-masing Thirza di manifest 138, Lie Chen di 139 dan Lina di 140.

Lie Chen yang merupakan bibi sekaligus yang mengasuh Thirza Aurelia, sejak kecil tinggal di rumah Nomor 5 F Lingkungan Pejarakan, Kelurahan Pejeruk, Ampenan, Kota Mataram.

Lie Chen diketahui sebagai saudagar beras. Lin Chen memang sudah lama tinggal dan membangun usaha di Ampenan. (ant/BJ)