Home Ekbis Jalur Solo-Singapura Kembali Buka, Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Meningkat

Jalur Solo-Singapura Kembali Buka, Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Meningkat

bandara solo

SOLO, 6/5 (BeritaJateng.net) – Rute penerbangan Solo-Singapura yang sempat berhenti kembali di buka di Bandara Adi Soemarmo selama sebulan belakangan ini, mampu mendongkrak jumlah penumpang baik keberangkatan maupun kedatangan.

Jalur penerbangan Solo-Singapura kini dilayani oleh maskapai Air Asia. Sebelumnya jalur penerbangan Solo-Singapura dimiliki oleh maskapai Silk Air, namun akhirnya mereka (Silk Air) menutupnya. Sedangkan maskapai Air Asia sebelumnya sudah melayani jalur penerbangan penerbangan Solo-Kuala Lumpur.

General Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo Abdullah Usman menyebutkan data yang ada di bandara Adi Soemarmo, jumlah keberangkatan penumpang meningkat lebih dari 25 persen. Sementara itu jumlah kedatangan penumpang juga mengalami kenaikan sebanyak 12,15 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Kondisi yang sama juga terjadi pada jumlah penumpang domestik meski peningkatannya tidak begitu banyak,” jelasnya kepada wartawan belum lama ini.

Angka kenaikannya lumayan, ungkap Abdullah Usman.
buy lasix generic https://rxbuywithoutprescriptionrxonline.com/lasix.html over the counter

Ada kenaikan sekitar 5,25 persen untuk penumpang yang datang. Sedangkan penumpang yang berangkat naiknya 8,30 persen ketimbang bulan sebelumnya.

Menurut Abdullah pihaknya akan terus berusaha menambah rute penerbangan baru untuk meningkatkan penerbangan dan jumlah penumpang di bandara.
buy ventolin generic https://rxbuywithoutprescriptionrxonline.com/ventolin.html over the counter

Sementara itu Kepala BPS Solo, R. Bagus Rahmat Susanto, menyebutkan wisatawan asal Malaysia paling banyak, paling banyak mengunjungi Solo.
buy citalopram online rxbuywithoutprescriptionrxonline.com/citalopram.html no prescription

Sekitar 411 orang atau sekitar 58,96%. Sedangkan peringkat dua wisman asal Singapura yang tercatat 88 orang atau 12,62%.

“Pasalnya ke dua negara tersebut (Malaysia dan Singapura) ada direct flight yang menghubungkan Solo dengan kedua negara tersebut,” jelasnya.

Selain itu R. Bagus Rahmat Susanto, kebanyakan para wisatawan dua negara tetangga tersebut waktu menginapnya (length of stay) baragam. Mulai dari 1 sampai dengan 5 hari. (BJ24)