Home Lintas Jateng Jalan Penghubung Desa di Cilacap Alami Longsor di Tujuh Titik

Jalan Penghubung Desa di Cilacap Alami Longsor di Tujuh Titik

image

Cilacap, 10/12 (Beritajateng.net) – Jalan penghubung Desa Surusunda dan Desa Pamulihan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,tertimpa longsor di tujuh titik.

“Ada tujuh titik yang tertimpa tebing longsor, paling panjang di Dusun Cisadang, Desa Surusunda, karena mencapai 100 meter,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Supriyanto di Cilacap, Rabu seperti dikutip Antara.

Menurut dia, tebing longsor tersebut terjadi pada Selasa (9/10) sore akibat hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Karangpucung sejak pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB.

Ia mengatakan bahwa kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan rumah warga.

“Hanya saja, material longsoran yang menutup jalan kabupaten itu sangat mengganggu aktivitas warga yang hendak bekerja, sekolah, maupun menjual hasil bumi. Pagi ini, kami bersama masyarakat setempat serta TNI/Polri menggelar kerja bakti untuk menyingkirkan material longsoran yang menutup badan jalan,” katanya.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa kerja bakti tersebut baru dapat menyelesaikan sebagian ruas jalan yang tertutup longsor.

“Beberapa titik lainnya akan dikerjakan besok. Ruas jalan yang telah dibuka sudah dapat dilalui kendaraan roda empat meskipun harus dengan hati-hati,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa BPBD Cilacap siaga bencana karena berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bulan Desember hingga Januari merupakan puncak musim hujan.

“Kami siaga bencana karena sebagian besar wilayah Cilacap merupakan daerah rawan banjir dan longsor,” katanya.

Dalam hal ini, kata dia, wilayah rawan banjir tersebar di 22 kecamatan dari 24 kecamatan yang ada di Cilacap, sedangkan daerah rawan longsor tersebar di 14 kecamatan.(ant/pj)