Home Nasional Isteri Pdt. Petrus Agung akan Dilantik Jadi Gembala Sidang

Isteri Pdt. Petrus Agung akan Dilantik Jadi Gembala Sidang

14036

SEMARANG, 24/5 (BeritaJateng.net) – Minggu 29 Mei 2016, JKI Injil Kerajaan Semarang akan punya hajat besar yakni pelantikan Ibu Tina Astari (isteri alm Pdt. Petrus Agung) menjadi Gembala Sidang di Holy Stadium Semarang.

Persiapan demi persiapan terus dilakukan, seluruh elemen yang ada dalam gereja membantu persiapan untuk Peneguhan dan Pentahbisan Gembala Sidang JKI Injil Kerajaan Ibu Tina Astari‎untuk melanjutkan Visi dan Misi yang sudah dikerjakan oleh suaminya alm. Pdt. DR. Petrus Agung Purnomo.

Seperti diketahui, Petrus Agung dikenal sebagai seorang ‎tokoh kegerakan anak muda di Semarang. Sang Pelopor gerakan Profetik di Indonesia yang sangat konsisten dalam setiap pelayanannya.

Setiap kegiatan beliau pada tahun 1980 – 1983, Dalam wadah Yayasan Sangkakala. Banyak orang pernah mengikuti persekutuan doa “House of Prayer” dan ibadah “Kharismatik” di Gedung Pemuda lama.

Sepenggal kisah hidupnya, tahun 1979 di kota Semarang. Api kebangunan rohani melanda anak-anak muda, tak terkecuali yang masih duduk di bangku SD pun banyak yang mengalami lawatan Tuhan.

Anak muda yang begitu berapi-api dalam melayani Tuhan, mereka berasal dari berbagai denominasi gereja yang ada di kota Semarang, antara lain: GKMI, GIA, GKI, Bethany dan lain-lain.

Kelompok ini aktif menginjil disekolah, mereka sering kumpul berdoa bersama, lalu mereka kenal dengan seorang hamba Tuhan yaitu Pdt. DR. Adi Sutanto, ketika itu memulai Persekutuan Doa Sangkakala di kota Semarang, saat ini menjabat sebagai Ketua Sinode Jemaat Kristen Indonesia,

Mereka suatu hari baru pulang dari suatu desa di Boyolali namanya Sampetan, disitu terjadi kegerakan rohani, mereka pulang dengan berapi- api, dan mereka berkata kepada Pak Adi “kami mau buat KKR”, dan salah satu yang terlibat dalam pembuatan KKR adalah Pdt. Jimmy Oentoro sahabat Pdt. Petrus Agung sejak dari SMA, beliau pendiri pendiri gereja Gereja Injil Sepenuh Indonesia (GISI).

Mereka membuat KKR untuk pelajar, pada 1-2 Maret 1979 di Semarang untuk pertama kali mereka membuat KKR untuk pelajar dan banyak orang masih ingat di surat kabar lokal mereka pasang iklan “Malam Oikumene”.

Banyak orang sudah bertahun-tahun meninggalkan Tuhan termasuk dia dari SD kelas 5 dia tidak mau ke gereja lagi, dia duduk dikelas 1 SMA pada waktu itu, bagi dia itu menarik karena sekolahnya dari TK sampai SMA di sekolah katolik.

Walaupun belum tahu arti Oikumene sebenarnya, ia tetap menyimak KKR. Pembicara dua orang, satu itu almarhum Ev. Damaris yang baru sekitar 2011 yang lalu dipanggil pulang oleh Tuhan dan yang kedua Suster Katolik yang baru mengalami jamahan dan penuh Roh Kudus.

Saat itu hadir 300 pelajar gedung itu penuh, Pdt. Petrus Agung duduk mengikuti acara yang berlangsung, kemudian Ev. Damaris mulai berkotbah, “Orang muda yang kaya”, yang dikatakan tidak berbuat begini, tidak berbuat begitu, kemudian beliau bertanya “kalau anda bagaimana”, dia merasakan seperti ada palu besar yang menghantam muka dan hatinya, dia sadar dan berkata “Tuhan aku ini orang berdosa”, padahal waktu kehidupannya tidak pernah sama sekali berjudi, berzinah atau berbuat dosa yang lain.

Kejadian unik terjadi pada waktu di altar call, panitianya ikut maju kedepan bertobat bersama – sama, tapi peristiwa itu melahirkan banyak hamba Tuhan, Pdt. Bambang Budianto yang mendirikan PESAT (Pelayanan Desa Terpadu) itu bertobat pada malam yang sama, di Amerika ada beberapa gereja itu didirikan oleh orang-orang yang bertobat dimalam yang sama, kalau jika di hitung menghasilkan puluhan hamba-hamba Tuhan, anak –anak pelajar yang dimenangkan Tuhan pada awal kegerakan saat itu.

Dan kemudian pada bulan Agustus panitia undang almarhum Pdt. Yeremia Rim, ketika dibuat KKR kedua, 2000 pelajar lahir baru, itu awal dari kegerakan dan kemudian Api kegerakan menyebar ke Surabaya, Jakarta dan Bandung, sebab teman-teman yang lulus SMA kuliah kemana – mana.

Sebagian pindah ke luar negeri termasuk Amerika, Pdt. Daniel Alexander dan Pdt. DR. Adi Sutanto keliling ke eropa dan membawa Api Kegerakan dan dimana-mana diseluruh dunia kalau anda lihat ada pelajar/komunitas Indonesia selalu ROH Tuhan bekerja, Itu awal tahun 79 di kota Semarang, Pertobatan Petrus Agung adalah bagian daripada Penuaian Sulung yang awalnya Tuhan Yesus dikota Semarang untuk kaum muda.

Tahun 1987, menikah dengan Tina Astari Soenaryo. Pemberkatan nikah dilakukan di Gereja Isa Almasih Jemaat Pringgading. Berpindah-pindah tempat ibadah, dari menyewa gedung di belakang “Wisma Gajahmada” yang sangat kecil masa itu sekarang bernama Majesty Convention Hall, sampai menyewa gedung eks Roller Skate di Pondok Hasannudin.

Hingg pada tahun 2005, saat masih di Amerika untuk satu pelayanan, Pdt. Petrus Agung dapatkan pesan Tuhan, untuk memberkati gereja-gereja lain diluar Sinode Gereja JKI.

Gerakan ini JKI Injil Kerajaan lalu menghimpun banyak ahli bangunan dan suplier material bangunan untuk merenovasi banyak gereja-gereja kecil di daerah pinggiran kota.

Hamba Tuhan ini Petrus Agung pernah menjadi pendoa dan hadir sebagai delegasi asal Indonesia untuk acara Morning Prayer Breakfast bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Hari Minggu ini Ibu Tina Astari Soenaryo akan diteguhkan dan ditahbiskan oleh Ketua Sinode Gereja JKI ini akan dihadiri para pemimpin Nasional, Gubernur Jawa Tengah, Walikota Semarang, Wakil Walikota Semarang dan beberapa pemuka lintas agama baik di tingkat nasional dan internasional, di samping oleh puluhan ribu orang yang dipastikan hadir memenuhi undangan di Holy Stadium, Kompleks Grand Marina – Semarang.

Tepat 78 hari sejak berpulangnya hamba-Nya Pdt. DR. Petrus Agung Purnomo Gembala Sidang Senior JKI Injil Injil Kerajaan. Ibu Tina Astari sebagai istri dan juga pendiri Badan Gereja JKI Injil Kerajaan sejak menikah 29th yang lalu akan dilantik sebagai Gembala Sidang JKI Injil Kerajaan. Acara Peneguhan dan Pentahbisan Gembala Sidang akan digelar Pukul 07.00.

Menurut informasi dari Sekretariat Gereja, yang mengabarkan langsung dari Holy Stadium, bahwa acara akan dimulai dengan doa syafaat sejak pukul 06.00 pagi hari.

“Ibu Tina Astari akan didampingi oleh keluarga besarnya, Tim Pastoral dan seluruh pelayan Tuhan yang melayani dalam peneguhan dan pentahbisan yang dilakukan langsung oleh Pdt. DR. Adi Sutanto selaku Ketua Sinode Gereja JKI,” kata Steve Mea Humas JKI Injil Kerajaan.

“Saya Turut bersyukur dan siap mendukung setiap Visi dan Misi dari JKI Injil Kerajaan sehingga semua dapat terwujud demi Kerajaan Allah kata Pdt. Bambang Mulyono, S.Th,” ujar Ketua BAMAG Kota Semarang.

“Saya sebagai bagian dari keluarga Jemaat tentu hanya berharap satu hal yaitu Visi dan Misi dari JKI Injil Kerajaan adalah To Win The Lost At Any Cost artinya gereja Tuhan harus memenangkan jiwa – jiwa berapapun harganya sehingga Ibu Tina diharapkan dapat meneruskan Visi Utama Pdt. Petrus Agung ini dengan setia sampai garis akhir,” tambah Gouw Ivan Siswanto, Ketua Umum KIPDAM (Komite Pengusaha Depo Air Minum Nasional).

Kebaktian itu akan dibagi menjadi 2 bagian. Yakni pembukaan dilaksanakan peneguhan atas tugas dan pelayanan sebagai hamba Tuhan, bagian kedua, adalah Kebaktian Istimewa dan Pentahbisan dan Pelantikan Ibu Tina Astari Soenaryo sebagai Gembala Sidang JKI Injil Kerajaan.

“Diperkirakan kehadiran dari sekitar 12.000 jemaat, Pemerintah, para pemimpin agama, Pemimpin Komunitas termasuk hamba hamba Tuhan Senior Kota Semarang seperti Ev. Elisabeth Philip – Ketua Jaringan Doa Kota Semarang dan berbagai perwakilan komunitas lintas agama yang juga adalah sahabat dari Pdt. Petrus Agung dan Ibu. Tina Astari mengkonfirmasikan hadir,” tambah Humas Sekretariat Gereja.

Lebih lanjut dia menuturkan pembukaan pintu utama dimulai pukul 06.00. Pada akhir acara ia akan menerima salam dan ucapan selamat dari para pemimpin dari delegasi resmi berbagai kalangan, dilanjutkan pertemuan di Green Room menerima para tamu tamu VVIP lainnya.

Jemaat Gereja JKI Injil Kerajaan mereka sepakat akan berdoa syafaat bersama sama mendukung yang akan resmi melantik Ibu. Tina Astari sebagai pemimpin baru bagi puluhan ribu jemaat yang berasal dari seluruh Indonesia.

Sejumlah pemimpin lainnya termasuk para pemimpin lintas agama akan bergabung dan tergabung dalam delegasi berbagai organisasi sosial kemasyarakatan yang akan melangkah masuk ke Holy Stadium. ‎

Pdt. Petrus Agung yang sudah di anggap sebagai Tokoh Kristen Nasional asal Semarang ini yang ini telah membangkitkan dunia kekristenan Indonesia melalui kegerakan The Great Awakening 120.000 ribu orang dari kalangan anak anak muda dan hamba hamba Tuhan dari seluruh Indonesia sangat berhasil memberi dampak di Desember 2015.

Antusiasme dan minat dunia Kristen karena seorang Istri Tokoh Kristen Nasional direncanakan cara pelantikannya akan dilakukan dengan sangat sederhana.

Ia berharap bahwa dukungan dari Jemaat merupakan kekuatan yang terbaik untuk menjalankan roda pelayanan yang memiliki 27 divisi pelayanan. Termasuk di dalamnya adalah Miracle Healing Centre, Kids Revival Centre, LPK, Sekolah, Akademi, Toko Buku Rhema, Radio Rhema, LBH Mawar Sharon, Media Injil Kerajaan, Air Minum Moses, Air Minum Prosperity, Heavenly Music Orchestra, PFA ‎dan seluruh divisi – divisi yang ada.

Sejak awal berdiri sebelum ini pelantikan selalu diselenggarakan selalu dengan bergaya sederhana. Sebagai “Wakil Yesus Kristus” dan “Imam Agung Tertinggi Gereja”.‎

Tina Astari mengatakan, bahwa Ia akan mempertahankan dan melanjutkan seluruh Visi dan Misi yang pernah dikerjakan oleh suaminya, Gereja yang telah dibangun teguh diatas Batu Karang yang tidak tergoncangkan dia pegang ayat itu di saat mengundurkan suaminya di pemakaman keluarga di Heaven Hill, Ungaran.

Namun pada sejak hari pertama sejak terpilih, Tina Astari berkata mandat pelantikan dari Sinode Gereja JKI sebagai Gembala Sidang dimana Gereja JKI Injil Kerajaan yang otonom sebagai gereja lokal mandiri merupakan nafas utama dalam Sinode Gereja JKI ini.

Dia berencana mengurangi sentralisme Holy Stadium dan mengelola Gereja atas dasar konsultasi dengan keluarga besar dan Tim Pastoral di masing masing cabang Gereja dan dikelola secara profesional dan akuntable terhadap Tuhan dan jemaat.

Tina Astari lalu akan menerima kunjungan para pemimpin politik dan para pemimpin gereja di dalam Green Room setelah Pelantikan. Acara akan diadakan hari Minggu 29 Mei 2016 Jam 07.00 pada Kebaktian II.

“Bagi seluruh jemaat yang tidak membawa undangan diharapkan hadir lebih awal tepat waktu sejak jam 06.00 pagi sudah terbuka untuk umum,” kata salah satu dari Tim Pastoral JKI Injil Kerajaan. (GIS/BJ)