Home News Update ISNU Demak: Pilkada Jateng Ajang Demokrasi untuk Kemaslahatan Umat

ISNU Demak: Pilkada Jateng Ajang Demokrasi untuk Kemaslahatan Umat

Muhammad Ali Maskun, Ketua ISNU Kabupaten Demak.

DEMAK, 2/3 (BeritaJateng.net)  – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Demak, mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota Wali untuk ikut berperan aktif dalan gelaran Pilkada Jateng 2018.

Sebagai sarana demokrasi, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, harus dapat dijadikan ajang untuk mencapai kemaslahatan umat.

ISNU Demak juga mendukung penuh pelaksanaan Pilgub Jateng yang jujur, adil dan transparan, guna mewujudkan Jawa Tengah yang aman, damai serta kondusif.

“Kami siap berkomitmen menjaga kerukunan dan persatuan untuk menciptakan Jawa Tengah aman dan tenteram,” kata Muhammad Ali Maskun, Ketua ISNU Kabupaten Demak, saat jumpa pers di Rumah Makan Sarwo Eco Demak.

Sebagai organisasi Banom NU, ISNU Demak akan senantiasa menjaga kedaulatan dan kedamaian, baik di Demak dan wilayah Indonesia dengan menyebarkan nilai – nilai Islam yang toleran dan penuh kasih sayang.

Memasuki tahun politik, ISNU Demak menyatakan sikapnya untuk netral dan tidak memihak pada salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng.

“ISNU Demak memiliki anggota sebanyak 4.000 orang. Kami persilakan untuk bebas menentukan pilihannya, tentunya pemimpin yang jujur, amanah, dekat dengan rakyat dan memperjuangkan kesejahteraan umat,” jelasnya.

Selain itu, ISNU Demak juga medesak KPU Demak maupun Panwas Demak, sebagai pihak penyelenggara, agar menjamin proses dan hasil Pilgub Jateng, berjalan secara demokratis yang menjunjung tinggi objektifitas, profesional, dan menegakkan aturan dengan konsisten serta tidak memihak kepada salah satu pasangan calon.

“Kami juga menolak segala bentuk kampanye hitam, baik yang bernuansa sara, maupun money politic,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris ISNU Kabupaten Demak, Miftahul Ulum menjelaskan beberapa program ISNU Demak, yang belum lama ini dilantik, diantaranya adalah membuat koperasi atau BMT untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Demak dan menciptakan lapangan kerja bagi anggota ISNU Demak maupun kader NU Demak.

“Kami melihat tingkat kemiskinan di Kabupaten Demak masih sangat tinggi, dengan begitu, jika kami membuat sebuah lembaga keuangan, kami berharap lembaga itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Demak, yang kedepannya mampu membuat masyarakat lebih mampu menunjang tingkat hidup mereka,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Wakil Sekretaris ISNU Kabupaten Demak, Abdul Latif menyatakan bahwa, ISNU Demak dalam waktu dekat juga mempunyai program lainnya, yakni membentuk PAC di 14 kecamatan dan juga membuat lembaga hukum untuk masyarakat Demak.
“LBH akan kami bentuk segera dikepengurusan baru ini, gunanya akan membantu masyarakat Demak, yang terjerat hukum. Dengan begitu, kami bisa membantu masyarakat di Kabupaten Demak dengan maksimal, baik dari segi ekonomi dan juga hukum,” pungkasnya. (El)