Home Headline Inspektorat Semarang Dalami Kasus Pungli Oknum Kelurahan

Inspektorat Semarang Dalami Kasus Pungli Oknum Kelurahan

Semarang, 3/5 (BeritaJateng.net) – Inspektorat Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang langsung melakukan tindakan tegas terkait kasus pungli yang dilakukan staf Kelurahan Muktiharjo Kidul belum lama ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Kota Semarang, Trijoto Sardjoko menjelaskan, kasus tersebut sudah langsung ditangani ketika Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi membuktikan secara langsung.

“Sebelumnya ada laporan dari Aplikasi Lapor Hendi, kemudian di cek ke lapangan ternyata benar. Kasus ini langsung kita tangani hari itu juga,” katanya, Minggu (2/5).

Pria yang menjabat menjabat sebagai Asisten Administrasi Pemerintahan ini menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan kepada oknum ASN yang diketahui berinisial VV ini.

“Kita panggil secepatnya, (hari ini,red-) akan kami periksa,” tambahnya.

Terkait dengan dugaan dan dalih dari VV uang pungli yang ia lakukan dipergunakan untuk kas Kelurahan dan Kecamatan, Trijoto mengaku masih akan terus mengumpulkan bukti dan mendalami dugaan yang ada.

“Dugaan aliran kita dalami dulu, setelah nanti VV diperiksa,”katanya.

Sementara itu Plt Camat Pedurungan, Ali Mochtar menjelaskan ASN yang melakukan pungli dan tertangkap tangan langsung oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi ini sebelumnya tersandung kasus serupa ketika bertugas di Kelurahan Banjardowo Genuk.

“Vv itu dulu staf saya di Banjardowo, sudah dihukum, jabatannya di copot. Nah dia kembali berulah,” katanya saat dihubungi sejumlah wartawan.

Pria yang juga menjabat sebagai Camat Genuk ini menjelaskan jika VV merupakan seorang ASN atau PNS. Pada kasus sebelumnya di Banjardowo, menurut Ali sanksi dilakukan berupa penurunan sekaligus pencopotan jabatan.

“Kalau alasan buat kas kelurahan dan kecamatan jelas nggak benar, itu alasan dia. Masak iya ngga kapok dulu juga tersandung kasus yang sama,” tegasnya.

Pembinaan, kata dia, akan dilakukan oleh Inspektorat, pihaknya menegaskan jika pelayanan masyarakat di Kelurahan ataupun kecamatan sama sekali tidak dipungut biaya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pungli di Kelurahan Muktiharjo Kidul dibongkar oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Hendi, sapaan Wali Kota Semarang, datang ke kantor kelurahan sekaligus mengonfirmasi pengaduan masyarakat soal pungli, Senin, (26/4/2021).

Hasilnya, seorang pegawai kelurahan berinisial VV mengakui aksi punglinya dan mengembalikan uang Rp 300 ribu ke pelapor. Pungli dilakukan dengan alasan biaya pengetikan untuk mengisi kas kelurahan dan kas kecamatan. (El)