Home Hukum dan Kriminal Inilah Titik-titik Larangan Parkir di Kota Semarang

Inilah Titik-titik Larangan Parkir di Kota Semarang

parkir liar

Semarang, 26/2 (BeritaJateng.net) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Polrestabes Semarang, dan Polisi Militer TNI AD menggelar razia untuk menindak kendaraan yang diparkir sembarangan di titik-titik larangan parkir di beberapa wilayah di kota Semarang.

Razia parkir liar kendaraan bermotor itu dimulai dari Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan Stasiun Poncol Semarang, berlanjut ke Jalan Agus Salim, Jalan Pemuda, dan berakhir di Jalan Pandanaran.

Beberapa pengemudi taksi yang kedapatan memarkirkan kendaraannya sembarangan langsung ditilang, sementara kendaraan yang melanggar namun tidak diketahui pengemudinya, langsung digembosi oleh petugas.

Menurut Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Perparkiran Dishubkominfo Kota Semarang Danang Kurniawan, razia parkir liar itu merupakan agenda rutin bulanan untuk menertibkan parkir di wilayah itu. 

“Parkir-parkir liar, tidak resmi, kendaraan yang diparkir di titik-titik larangan parkir, pangkalan taksi tidak berizin, maupun juru parkir yang tidak berizin, semuanya kami tertibkan,” ungkapnya.

Kendaraan yang kedapatan melanggar langsung ditilang, lanjutnya, namun ada juga kendaraan yang terpaksa digembosi bannya karena pengemudi atau pemiliknya tidak pergi dan memindahkan kendaraan setelah beberapa lama dicari.

“Kami tegas menindak, siapapun yang melanggar. Makanya, kami berkoordinasi dengan Satlantas dan Sabhara Polrestabes Semarang agar bisa langsung menilang. Kami libatkan juga polisi militer,” ujarnya.

Ia menyebutkan setidaknya ada 13 personel Dishubkominfo yang diterjunkan, ditambah 10 personel dari Polrestabes Semarang, dan satu personel polisi militer dalam razia gabungan parkir liar itu.

“Petugas kami sudah berkali-kali melakukan sosialisasi, kami tempatkan juga di titik-titik larangan untuk menjaga. Kalau masih ada yang melanggar, ya, akhirnya kami tak segan-segan menertibkan,” tegas Danang. (BJ05)