Home Headline Inilah Resep Panjang Umur Mbah Nggoto

Inilah Resep Panjang Umur Mbah Nggoto

1314
Mbah Nggoto, warga Klaten yang berusia hampir 1,5 abad.

Sragen, 4/9 (BeritaJateng.net) – Berkah usia panjang dimiliki oleh Sodimejo alias Mbah Nggotho, warga Dukuh Segeran RT 18 Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan Sragen Jawa Tengah. Hingga usianya menjelang 1,5 abad Mbah Nggotho masih nampak bugar dan sehat. Bahkan daya ingatnya masih sangat kuat.

Mbah Gotho yang saat ini sudah berusia 146 tahun, lahir pada 31 Desember 1870 banyak kalangan yang beranggapan sebagai manusia tertua di dunia.

Saat ini mbah Nggotho tinggal bersama cucunya, Suryanto. Dan menurut cucunya kesehatan mbah Nggotho sangat baik, dan belum pikun sama sekali. Hanya pendengarannya saja yang mulai berkurang.

Mbah Nggoto, ungkap Suryanto jarang sekali sakit. Jika sakit hanya minta dibuatkan obat jamu daun pepaya. Penglihatannya juga sudah menurun.

Meski sudah lanjut namun mbah Nggoto tidak pernah merepotkan. Jika berkomunikasi masih bisa nyambung. Kadang kala saja Mbah Nggoto agak ngelantur.

“Simbah belum pikun. Tapi kalo bicara harus keras di dekat telinganya,” jelasnya Minggu (4/9/2016).

Suryanto menjelaskan Mbah Nggoto masih ingat kisah perjalanan hidupnya selama ini. Bahkan saat Pabrik Gula Gondang Winangoen di Klaten tempat kelahirannya yang pertama kali di bangun tahun 1860 masih lekat dalam ingatannya.

“Bahkan saat jaman perang dengan Belanda simbah masih kemutan (ingat),” lanjut Suryanto.

Uniknya lagi sejak puluhan tahun lalu mbah Nggoto sudah menyiapkan papan kayu untuk pemakaman. Sayangnya papan kayu itu justru lapuk di makan usia.

Ada satu pesan yang sempat disampaikan simbah yang sangat suka minum es, makan eskrim ini terkait resep umur panjang yang dimilikinya. Sering ‘nyawang pangilon’ alias berkaca. Mengaca sendiri bukan berarti menatap cermin dalam arti yang sesunguhnya.

Artinya sangat dalam dan luas diantaranya sering melihat diri sendiri. Karena dengan melihat diri sendiri membuat orang akan selalu waspada dan ‘eling’ (ingat) dengan yang membuat hidup.

“Seringa nyawang pangilon, ben waspada lan eling karo sing gawe urip,” pesan Mbah Nggoto. (Bj24)

Advertisements