Home Hukum dan Kriminal Ini Cara Tersangka DAK Membuat Tiga Rekening Fiktif

Ini Cara Tersangka DAK Membuat Tiga Rekening Fiktif

image

Semarang, 29/5 (Beritajateng.net) -Berbekal laptop, handphone warna silver, dan stempel palsu mirip BTPN inilah tersangka Dyah Ayu Kusumaningrum (DAK) bisa membuat tiga rekening palsu untuk mengelabuhi Pemkot Semarang. Alat-alat ini digunakan tersangka DAK untuk membuat rekening koran fiktif, dengan tujuan bahwa seolah-olah dana Kasda Pemkot Semarang benar-benar ada sesuai saldo dalam rekening fiktif tersebut. Barang bukti tersebut kini disita untuk kepentingan penyidikan lanjutan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin mengatakan uang setengah miliar disita dari tiga bilyet deposito berjangka atas nama Wali kota Semarang. Dengan rincian yaitu bilyet deposito berjangka nomor DH 55935 senilai Rp 100 juta, nomor DH 55940 sebesar Rp 400 juta, dan nomor DH 55941 sebanyak Rp 14 juta.”Jadi tiga deposito itu palsu. Pihak Pemerintah Kota Semarang tidak mengakui dan tidak pernah membuka tiga rekening itu. Maka dari itu deposito masih dalam pencarian sehingga perlu diambil tindakan penyitaan untuk penyelamatan uang negara,”katanya.

Burhanudin menambahkan terkait tiga rekening yang menyerupai asli itu tidak ada. Namun dalam tiga rekening terdapat stempel palsu, digunakan tersangka Dyah untuk membuat rekening koran fiktif dengan memanfaatkan posisinya di bank. Sehingga Pemkot Semarang yakin dengan kebenaran rekening koran itu.

“Tiga rekening itu semua fiktif. Jadi tersangka membuat rekening dengan stempel palsu untuk mengelabuhi Pemkot Semarang,” tandasnya.

Lebih lanjut nantinya uang sitaan senilai Rp 514 juta tersebut akan dititipkan ke Bank Jateng untuk proses penyidikan sambil menunggu hasil audit dari BPK.”Uang itu kita titipkan ke Bank Jateng untuk keamanan. Sedangkan kerugian negara masih menunggu hasil audit BPK RI,” tandasnya.(BJ04)