Home Hukum dan Kriminal Industri Rumahan Miras Digerebek Polisi

Industri Rumahan Miras Digerebek Polisi

image

KARANGANYAR, 19/3 (Beritajateng.net) – Polres Karanganyar melakukan penggerebegan industri rumahan minuman keras (miras) oplosan di Pandan Lor, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2015) malam. Pemilik home industri miras itu adalah  SR alias NKR (40) yang ditangkap karena melakukan pengoplosan miras di rumahnya.

Dalam penggerebegan itu petugas mengamankan sebanyak 1.275 botol miras racikan dan juga  puluhan botol miras siap isi. Juga alat-alat serta bahan untuk meracik miras juga diamankan. 

Kasubag Humas Polres Karanganyar Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suryo Wibowo didampingi Kasatreskrim AKP Andy Ilyas menyebutkan penggerebegan rumah tempat pengoplosan itu berdasar  laporan dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan dan bukti sudah kuat polisi mengambil tindakan dengan menggerebek langsung di lokasi.

“NKR tidak bisa mengelak karena dirumahnya banyak ditemukan ribuan botol miras siap edar,” jelasSuryo dalam jumpa pers di Mapolres, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2015).

Menurut keterangan tersangka NKR, dirinya  mendapat botol miras dari berbagai merk terkenal dari  para pemulung. Kemudian botol dan tersebut di cuci sampai bersih kemudiam diisi dengan miras yang sudah diraciknya. Racikan miras oplosan buatan  NKR terdiri dari  alkohol, sprite, dan juga pewarna. Kadang juga dicampur bahan kimia.

Selanjutnya  botol berisi miras oplosan tersebut, ditutup menggunakan segel palsu, sehingga tampilannya mirip dengan mmmiras dari brand terkenal seperti  Black label, Double Black, Red Label, Cointreau, Martell, Tequila Reposado, Jack Daniels, Chivas Regal, tanpak asli.

“Selanjutnya ditutup pakai karet dan tutup botol dan dikemas, “jelasnya lagi.

Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Andy IIyas menyebutkan miras racikan tersebut dijual perbotolnya  Rp 60 ribu sampai Rp 90 ribu. Dalam memproduksi miras oplosan, tersangka NKR mendapat keuntungan sampai  80 persen.”Selain menggerebg lokasi pengoplosan miras,  di Karangpandan, polisi juga menangkap penjual miras di daerah Palur, Jaten, Karanganyar,” terang AKP Andy IIyas.

Pemiliki miras oplosan dijerat dengan Pasal 142 jo pasal 91 ayat 1 UU RI nomer 18 tahun 2012 dan pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 huruf a,e dan f UU RI nomer 8 tahun 1999 dengan hukuman diatas lima tahun penjara. Sedangkan penjual miras dikenakan tindak pidana ringan. (BJ24).