Home Headline Incumbent Maju Pilkada Wajib Cuti Sejak Pendaftaran

Incumbent Maju Pilkada Wajib Cuti Sejak Pendaftaran

Semarang, 15/9 (BeritaJateng.net) – Kepala daerah yang maju lagi dalam Pilkada serentak 2017 mendatang wajib hukumnya untuk cuti kerjanya sejak mendaftarkan diri di KPU. Hal ini berbeda dengan pilkada sebelumnya dimana incumbent hanya cuti secara bertahap saat kampanye berlangsung.

“Aturannya sudah ada, hak dan kewajibannya sudah ada, termasuk sanksinya,” ungkap Kepala Biro Otonomi Daerah (OTDA) dan Kerjasama Pemprov Jateng, Riena Ratnaningrum, Kamis (15/9).

Riena mengatakan, kepala daerah yang akhir masa jabatannya (AMJ) belum habis lalu  berniat maju lagi, diminta mulai mempersiapkan ijinnya ke Gubernur Jateng. Kalau wakil kepala daerahnya juga ikut maju, nanti Pemprov Jateng akan menunjuk pelaksana tugas (plt) bupati/walikota untuk memimpin pemerintah daerah setempat.
www.calmandgentledentalcare.co.uk/wp-content/languages/new/amitriptyline.html

Ditambahkan dia, petahana yang maju lagi diharapkan mengikuti aturan yang ada.

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Sriyanto Saputro, meminta pada pihak pengawas Pemilu untuk jeli dalam melakukan pengawasan pada pelaksanaan Pilkada di tujuh Kabupaten/Kota.
www.calmandgentledentalcare.co.uk/wp-content/languages/new/aciphex.html

Mengingat dari tujuh daerah tersebut diperkirakan terdapat bakal calon incumbent atau petahana.

“Pengawasan harus ketat karena sebagaian besar diperkirakan ada incumbent. Jangan sampai incumbent memanfaatkan fasilitas negara untuk kampanye,” katanya.

Menurut dia, petahana juga rawan dalam melakukan mobilisasi birokrasi. Ia menyebutkan, dari tujuh daerah yang menyelenggarakan Pilkada, hampir seluruhnya diperkirakan terdapat calon incumbent. Hanya di Batang yang sampai saat ini dari informasi yang beredar tidak mencalonkan diri.

“Tapi namanya politik, tidak tahu di akhir-akhir nanti,” ujarnya.

Sejauh ini, para calon petahana masih menjadi andalan sejumlah partai politik (Parpol) dalam Pilkada 2017.
www.calmandgentledentalcare.co.uk/wp-content/languages/new/lasix.html

Partai Golkar setidaknya telah mengeluarkan rekomendasi untuk mengusung lima petahana dari tujuh pilkada jateng 2017, yakni Salatiga, Pati, Jepara, Brebes, dan Cilacap.

Kepala daerah penerima rekomendasi dari Partai Golkar pada pilkada 2017 adalah Bupati Brebes, Izda Priyanti, wakil bupati Jepara Subroto dipasangkan dengan Nur Yahman.

Selanjutnya Bupati Pati Haryanto dipasangkan dengan Syaiful Arifin, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji   dipasangkan dengan Syamsul Aulia Rachman, dan Mantan Walikota dan Mantan Wakil Walikota Salatiga Yulianto-Muh Haris.

Sementara, untuk pilkada Banjarnegara, Partai Golkar juga  memberikan rekomendasi kepada Budhi sarwono-Syamsudin, sedangkan di  Batang diberikan kepada Wihaji-Larfan Pancaputranto.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar wilayah Jawa dan Sumatra Nusron Wahid mengatakan, pertimbangan memilih petahana sebagai bakal calon kepala daerah memiliki berbagai faktor, di antaranya melihat hasil survey elektabilitas, kondisi sosial masyarakat setempat, kemampuan personal dan sebagainya. “Pilkada ini adalah pertaruhan bagi Golkar. Kalau menang, adalah jembatan untuk menjuku sukses di Pileg dan Pilpres,” kata Nusron.

(BJ13)