Home Headline Ibu Hamil di Semarang Mulai Terima Vaksinasi

Ibu Hamil di Semarang Mulai Terima Vaksinasi

Vaksinasi di Semarang

SEMARANG, 24/8 (BeritaJateng.net) – Vaksinasi untuk para ibu hamil di kota Semarang mulai dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang. Hal ini disampaikan Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, Selasa (24/8).

Hakam mengatakan jika ibu hamil menjadi prioritas sasaran lantaran masuk dalam kelompok rentan.

Data Dinkes tercatat 639 ibu hamil terpapar Covid-19 selama Januari hingga 1 Agustus 2021. Kemudian, kasus pada ibu nifas sebanyak 34 orang. Sebanyak 27 bayi dan 192 balita juga terpapar Covid-19 selama periode yang sama.

“Ini yang menjadikan pengalaman bagi kami.¬†Juni-juli kemarin kasus ibu hamil banyak. Maka, kami lakukan perlindungan dengan vaksinasi,” terang Hakam, Selasa (24/8/2021).

Dia menyebutkan, ada 3.600 ibu hamil se-Kota Semarang yang masuk kriteria untuk divaksin. Kriteria ibu hamil yang dapat mengikuti vaksinasi yakni usia kehamilan mulai 13 minggu atau trimester kedua hingga ketiga.

“Hari ini kami launching vaksinasi ibu hamil. Ini kami lakukan sesuai juknis dari Kementrian Kesehatan tentang vaksinasi ibu hamil yang batu keluar sekitar dua minggu yang lalu. Sehingga, langsung kami alokasikan logistik vaksin yang tersedia,” terang Hakam.

Dia melanjutkan, vaksinasi ibu hamil secara teori boleh menggunakan vaksin moferna, sinovac, dan pfizer. Stok vaksin di Kota Semarang yang tersedia yaitu sinovac dan moderna. Moderna memiliki efek samping mual dan muntah. Sehingga demi keamanan dan kenyamanan, Dinkes memilih sinovac untuk vaksinasi ibu hamil.

Sedangkan vaksinasi ibu menyusui sudah dilakukan. Vaksinasi ibu menyusui masuk dalam kategori kelompok sasaran tertentu semisal kelompok nakes, kelompok tenaga pendidik, dan kelompok lainnya.

Sementara itu, vaksinasi ibu hamil mulai dilakukan di Kecamatan Tembalang.

Camat Tambalang, Kusrin mengatakan, vaksinasi dilakukan di balai RW 2 Kelurahan Sendangguwo. Tersedia 500 stok vaksin. Adapun 400 untuk masyarakat umum dan 100 untuk ibu hamil. Ibu hamil yang mengikuti vaksinasi yakni ibu hamil yang telah memasuki usia kandungan enam bulan ke atas.

Menurutnya, petugas puskesmas sudah memiliki catatan dari kartu hamil milik para ibu hamil. Sehingga, hal ini akan memudahkan jalannya program vaksinasi bagi para ibu hamil.

“Ini baru pertama kali vaksinasi ibu hamil. Penyelenggara dari BIN, puskesmas Kedungmundu, Rowosari, dan Gercep Kecamatan Tembalang,” sebut Kusrin.

Dia berharap, vaksinasi ibu hamil ini bisa melindungi mereka dan calon bayi dari paparan Covid-19. (Ak/El)