Home Ekbis Hujan Permintaan Mesin Cuci Meningkat

Hujan Permintaan Mesin Cuci Meningkat

mesin cuci
mesin cuci

Semarang, 3/12 (BeritaJateng.Net) – Permintaan mesin cuci di Semarang mengalami peningkatan hingga 20 persen sejak memasuki musim penghujan dua bulan yang lalu.

“Memang memasuki musim hujan ini penjualan mesin cuci meningkat, kondisi ini biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Direktur Utama Atlanta Elektronik Semarang Santoso Kurniadi di Semarang, Rabu.

Meski demikian, selama ini mesin cuci bukan merupakan produk unggulan yang diminati oleh konsumen. Menurutnya, hingga saat ini TV LED menjadi produk dengan penjualan tertinggi yaitu berkontribusi 35 persen dari total penjualan.

“Sedangkan kalau mesin cuci hanya sekitar 10 persen, apalagi kalau penjualan mesin cuci hanya meningkat di waktu-waktu tertentu salah satunya musim hujan. Sedangkan kalau TV tidak mengenal waktu,” katanya.

Selanjutnya, produk lain yang kontribusi penjualannya lebih besar dibandingkan mesin cuci yaitu AC sebesar 30 persen dan kulkas 25 persen.

“Memang saat ini TV LED sedang diburu karena fiturnya yang cukup canggih, dari segi harga masyarakat tidak merasa keberatan jika harus mengeluarkan biaya lebih besar dibandingkan membeli TV biasa,” katanya.

Selain berteknologi canggih, keunggulan lain dari produk ini yaitu ramah lingkungan karena hemat energi. Menurutnya, saat ini masyarakat mulai cerdas dalam menentukan pilihan yaitu tetap membeli produk berharga mahal dengan mempertimbangkan konsumsi listrik.

“Mereka tidak akan rugi membeli TV ini karena keuntungan yang mereka peroleh juga banyak. Produk ini tidak hanya tersedia dengan harga mahal tetapi ada juga yang terjangkau untuk kalangan menengah,” katanya.

Sementara itu, untuk mendongkrak penjualan produk elektronik, jelang akhir tahun ini pihaknya mengadakan pameran selama 12 hari Mal Paragon tepatnya mulai dari 3-14 Desember.

Pameran Atlanta Elektronik kali ini diikuti 8 merek di antaranya LG, Samsung, Sharp, Polytron, Sony, Panasonic, Sanyo, dan Toshiba. Pameran dengan target transaksi Rp12 miliar ini memberikan promo kredit dengan bunga 0 persen, cashback Rp100-500 ribu, dan adanya hadiah langsung berupa voucher belanja hingga Rp7 juta. (ant/pri)