Home News Update Hujan Empat Hari, Ribuan Rumah Terendam Banjir

Hujan Empat Hari, Ribuan Rumah Terendam Banjir

Ilustrasi

wpid-air-banjir-merendam-sejumlah-kendaraan-di-kawasan-pemukiman-_130129132529-107.jpg

Semarang, 25/4 (BeritaJateng.net) – Kali Pepe anak Sungai Bengawan Solo meluap sehingga menimbulkan banjir di daerah Boyolali, Sukoharjo dan Kota Solo. Hal ini di sampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (25/4).

Sementara itu, disisi selatan terdapat tiga sungai sekaligus yang meluap diantaranya Kali Code, Kali Gajah Wong dan Kali Winongo. ketiga sungai yang meluap menyebabkan banjir di wilayah Yogyakarta.

“Hujan deras yang berlangsung lebih dari empat jam sejak Rabu (22/4)  pukul 19.00 WIB hingga saat ini di sekitar Gunung Merapi sisi timur dan selatan telah menyebabkan sungai-sungai meluap dan menggenangi beberapa wilayah,” papar Sutopo.

Di Boyolali, lanjutnya, banjir terjadi di Kecamatan Banyudono, Sambi, dan Ngemplak. “Sekitar 150 rumah terendam banjir,” ujarnya.

Ia menambahkan, di Sukoharjo banjir setinggi 50-150 cm menggenangi Kecamatan Kartosuro dan Kecamatan Grogol dan menyebabkan sekitar 700 KK mengungsi.

Di Kota Solo, kata dia, banjir menggenangi ribuan rumah di Kelurahan Sumber, Jagalan, Jebres, Nusukan, Banyuanyar, Kadipiro, Banyuagung dan beberapa wilayah lain. Ratusan warga Kadipiro mengungsi pada Kamis (23/4) dini hari.

Sementara itu di Yogyakarta banjir terpantau di 27 titik di sekitar Kali Code, Kali Gajah Wong dan Kali Winongo. Sekitar 200 rumah terendam banjir. Daerah yang parah adalah Sayidan, Bintaran, Tegalrejo. Beberapa wilayah di Kab Sleman juga terendam banjir. Sebagian adalah banjir lahar hujan sisa erupsi Gunung Merapi 2010. Pendataan masih dilakukan.

BPBD bersama unsur lainnya telah melakukan penanganan darurat didaerahnya. Evakuasi warga dilakukan sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari. BPBD Jateng telah memerintahkan BPBD tetangga lokasi banjir segera mengerahkan personil dan peralatan, seperti BPBD Magelang, BPBD Klaten, BPBD Karanganyar, BPBD Wonogiri. BPBD DIY juga melakukan penanganan darurat. Kebutuhan mendesak adalah pelampung, pompa air, selimut, makanan, bronjong, dan lainnya. (BJ)