Home Lintas Jateng Hindari Sepeda Motor, Lima Avanza Malah ‘Nyemplung’ Sawah

Hindari Sepeda Motor, Lima Avanza Malah ‘Nyemplung’ Sawah

image
Sejumlah warga mengerumuni truk ekspedisi mobil yang mengalami kecelakaan di Jalur Pantura, Rembun, Siwalan, Kabupaten Pekalongan.(BJ/FUH)

Pekalongan, 23/11 (Beritajateng.net) – Truk ekspedisi pengiriman mobil bermuatan lima Toyota Avanza terguling di area persawahan Jalan Pantura, Rembun, Siwalan Kabupaten Pekalongan, Minggu (23/11) pagi.  

Sopir truk, Ramjas (51) memaparkan, kecelakaan di jalur Jakarta-Semarang itu terjadi sekira pukul 02.30. Bermula ketika truk yang dikemudikan di lajur kiri hendak disalip truk bak terbuka. “Saat truk saya berdampingan dengan truk kelontong (bak terbuka-red), tiba-tiba ada sepeda motor melaju dari tengah mau menyalip,”  kata Ramjas. 

Hanya berjarak tak lebih dari dua meter usai mendahului, sepeda motor tersebut mendadak bergeser ke lajur kiri. Kontan saja hal itu membuat warga asal Tapanuli yang tinggal di Jakarta itu kaget. “Sampai depan, motornya langsung ambil kiri. Saya kaget, lalu saya banting ke kiri. Saya pikir jalannya masih lebar, ” timpalnya.

Truk yang juga berawak seorang kenek bernama Jai, (40) warga Lampung itu akhirnya tergelincir ke area persawahan. Seluruh bodi truk pun masuk dan terseret sekira tiga meter dari badan jalan jalur Pantura. Kondisi truk yang terguling ke kiri membuat muatan berupa lima Toyota Avanza warna putih ringsek.

“Saya langsung pegang kenek. Saya tanya, ada yang luka. Ternyata dia tidak apa-apa. Akhirnya kami keluar lewat pintu kanan,” ujar sopir yang mengaku berangkat dari Jakarta pada Sabtu (22/11) sekira pukul 12.00 itu.

Muatan berupa lima Toyota Avanza, lanjut Ramjas, sedianya hendak diantar ke PT Astra Internasional TBK Cabang Kediri, Jawa Timur, tepatnya Jalan Brigjen Katamso 52 Kediri. “Saya tidak mengantuk, kami baru saja istirahat kok. Saya juga biasa lewat jalan ini,” timpal pria yang mengaku sudah 12 tahun bekerja sebagai sopir itu. 

Sementara itu, sejumlah warga terlihat mengerumuni lokasi untuk melihat kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan lebih dekat. Karmidi (50) warga sekitar mengatakan, dugaan penyebab kecelakaan itu karena sopir mengantuk. “Sepertinya sopirnya memang mengantuk. Ya mungkin memang menghindari sepeda motor. Tapi pasti dia mengantuk,” ungkapnya sambil mengambil foto truk terguling itu. 

Petugas Kepolisian yang tiba di lokasi kemudian memintai keterangan sopir, kenek dan saksi lain di lokasi kejadian. “Evakuasi menggunakan mobil derek. Ini sudah dalam perjalanan,” ungkap seorang petugas di lapangan. (FUH/pj)