Home News Update Hindari Motor, Minibus Hantam Rumah Warga

Hindari Motor, Minibus Hantam Rumah Warga

Sebuah minibus Suzuki Carry nyungsep di rumah milik seorang warga yang berada di pinggir jalan raya pantura Karangayu Cepiring, Jumat (26/12)

Kendal,26/12 (Beritajateng.net) – Hendak menghindari sepeda motor, sebuah minibus suzuki carry menabrak sebuah rumah di jalan raya pantura Karangayu Cepiring Kendal, Jumat (26/12).Meski tidak ada korban jiwa, namun dari peristiwa ini bagian depan rumah dan mobil mengalami rusak parah.

Informasi yang dihimpun, minibus suzuki carry Nopol AD 9005 MC yang dikemudikan Sukoco (30) warga Klaten menabrak rumah milik Saroji (42) warga desa Karangayu Cepiring yang kebetulan berada di jalur pantura Kendal.

Menurut Sukoco, saat itu dari arah barat bersamaan dengan sepeda motor, namun tiba-tiba sebuah sepeda motor langsung memotong jalan untuk putar balik. Seketika dirinya kaget dan langsung bantir setir ke kiri.

Tapi naas, mobil yang dikemudikan karena tidak terkendali, justru menabrak teras rumah, hingga menyebabkan kondisi mobilnya mengalami rusak dibagian depan kaca pecah.

“Apes memang apes, gara-gara sepeda motor seenaknya sendiri memotong jalan tanpa menghidupkan lampu riting terlebih dahulu. Justru saya yang menjadi korban, “ujar Sukoco.

Hal tersebut diakui Sukoco, warga Klaten. Ia mengaku memang menabrak rumah lantaran untuk menghindari kecelakaan yang bisa mengakibatkan korban jiwa.  “Jadi saya arah barat bersamaan dengan  sepeda motor. Tapi tiba-tiba  sepeda motor memotong jalan  untuk putar balik. Saya kaget dan banting setir ke kiri dan akhirnya  menabrak  teras  bagian depan rumah Saroji,” akunya.

Akibatnya, rumah milik Saroji mengalami rusak di bagian teras sedangkan. Begitupun mobil minibus yang ia tumpangi bersama keluarganya mengalami  rusak parah bagian depan. Bahkan kaca utama bagian, lampu depan pecah setelah menabrak rumah tersebut.

Sukoco mengaku, ia berniat mudik karena liburan sekolah bersama keluarga. “Saya berangkat dari Bekasi  ingin ke Klaten. Karena anak-anak liburan sekolah ingin pulang kampung. Namun naas belum sampai di Klaten sudah terjadi kecelakaan ini,” keluhnya.

Mobil yang menabrak rumah itupun jadi tontonan warga dan pengendara motor yang melintas. Sebab pemilik rumah,  Saroji, melarang mobil ditarik dengan derek sebelum ada  penyelesaian ganti rugi sopir minibus tersebut. “Saya menuntut ganti rugi, karena teras rumah saya rusak parah,” pinta Saroji.

Sementara itu, pihak kepolisian Polres Kendal langsung menuju lokasi kejadian  dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu petugas kepolisian juga meminta keterangan dari saksi warga sekitar, korban maupun pengedara mobil Sukoco.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai belasan juta rupiah akibat rumah dan mobil yang ringsek setelah menabrak bangunan rumah. (BJ19)

Advertisements