Home Kesehatan Hindari Konsumsi Gula pada Sore dan Malam Hari 

Hindari Konsumsi Gula pada Sore dan Malam Hari 

Ilustrasi

Semarang, 30/4 (BeritaJateng.net) – Banyak orang yang tak berani mengonsumsi gula, karena takut terserang kencing manis atau menjadi gemuk.

Gula selalu menjadi perdebatan. Namun, menghindarinya demi tubuh langsing adalah tindakan bodoh. Bila Anda bukan penderita kencing manis, mengonsumsi gula adalah kewajiban.

Yang perlu diperhatikan adalah takarannya dan dari mana Anda mendapatkannya. Fruktosadan gula adalah karbohidrat. Keduanya mengandung 4 kalori per gram konsumsi dan tak memiliki serat. Artinya, sebagian akan masuk ke dalam tubuh, tanpa dicerna dan umumnya kurang bergizi.

Meski demikian, gula masih menjadi sumber tenaga instan yang tangguh. Gula amat membantu menambah tenaga dan konsentrasi otak. Alhasil, gula amat disarankan untuk dikonsumsi sebelum latihan dan olahraga.

Dengan mengonsumsi gula, kita bisa mendapatkan energi secara cepat. Bandingkan jika harus mengkonsumsi makanan berat sebelum latihan.

Selain harus menunggu dua jam agar makanan menjadi energi, Anda mesti berhati-hati, karena berolahraga dengan perut penuh bisa membikin lambung tercekat. Itu bukan berarti kita bebas menambahkan bersendok-sendok gula ke makanan dan minuman.

Easy come easy go. Cepat menambah energi, gula juga cepat membuat tubuh kelelahan. Akibatnya, tuntutan untuk makan kian besar. Untuk itulah kenapa gula sebaiknya tidak dikonsumsi pada sore atau malam hari.

Jangan memancing tubuh makan dalam porsi besar ketika sebagian besar kegiatan sudah kita kerjakan. Tanpa serat, perut kita dibuat cepat lapar oleh gula.

Untuk mendapatkan kadar gula sempurna, perbanyak konsumsi buah-buahan, madu, atau karbohidrat berserat seperti oatmeal, nasi merah, dan tepung cokelat. Makanan jenis ini membuat kita mendapat dua hal sekaligus: gula dan serat.

Selama tidak melakukan kegiatan fisik yang ekstrem, kurangilah gula pasir. United States Department of Agriculture menyarankan setengah kalori yang kita dapat berasal dari karbohidrat. Gula yang didapat secara alami dari buah dan sayuran lebih baik karena ada nutrisi baik lain yang ikut terserap.

Sedangkan, gula pasir atau pemanis lain harus sesuai dengan kalori yang kita makan setiap hari. Jumlah yang disarankan 100-300 kalori per hari. Ini kira-kira setara dengan secangkir kopi, selembar roti, dan dua telur orak-arik. (Bj)