Home Ekbis Hendi : Waktu Tunggu Trans Semarang Dipercepat

Hendi : Waktu Tunggu Trans Semarang Dipercepat

Hendrar Prihadi

Semarang, 25/2 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan waktu tunggu “bus rapid transit” Trans Semarang yang terlalu lama bakal dipercepat.

“Masih saja ada bus yang terlambat. Tadi di Shelter Pemuda, biasanya ada keterlambatan lima menit, sekarang 15 menit,” katanya usai turun dari BRT Trans Semarang di Shelter Karangayu Semarang, Rabu.

Hendi menumpang BRT Trans Semarang dari Shelter di Jalan Pemuda Semarang sampai Shelter Karangayu dalam rangka meninjau pelayanan transportasi massal yang menjadi andalan di Kota Atlas.

Menurut dia, pihaknya segera mengevaluasi keterlambatan yang membuat waktu tunggu penumpang menjadi lebih lama, padahal ketepatan waktu yang menjadikan transportasi massal sebagai pilihan.

Ia mengakui Pemerintah Kota Semarang memang berniat mengembangkan Trans Semarang sebagai transportasi massal yang diunggulkan, salah satunya dengan menambah “shelter” dan armada BRT.

“Pada tahun ini, ada penambahan sekitar tiga koridor layanan baru dan penambahan jumlah armada BRT. Kami juga akan mengevaluasi penempatan shelter-shelter BRT yang sudah ada,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Semarang Agus Harmunanto mengatakan keterlambatan waktu disebabkan armada yang dioperasikan masih kurang.

“(Armada, red.) BRT kan masih kurang. Kedapatan lalu lintas dan kemacetan jalan juga mengakibatkan BRT mengalami keterlambatan. Antara kebutuhan dengan ketersediaan armada belum mencukupi,” katanya.

Ia mengatakan akan ada penambahan koridor baru layanan BRT Trans Semarang untuk melayani akses masyarakat yang tinggal di daerah-daerah pinggiran, salah satunya di daerah Genuk, Semarang.

Ditanya akan adanya bantuan armada dari Kementerian Perhubungan, ia mengakui akan ada bantuan armada bus dari pusat, tetapi belum bisa memastikan jumlah armada yang akan diberikan.

“Dari kementerian nanti ada 2-3 koridor rencananya. Namun, kami belum bisa memastikan. Untuk pengadaan bus memang dari pusat, tetapi operasionalnya dikelola pemerintah daerah,” katanya.

Saat ini, ada empat koridor Trans Semarang yang dioperasikan, yakni Koridor I (Mangkang-Penggaron), Koridor II (Terboyo-Sisemut), Koridor III (Pelabuhan-Sisingamaraja), dan Koridor IV (Cangkiran-Bandara).

Sebelumnya, Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang Joko Umboro Jati mengatakan rencananya akan ada penambahan empat koridor baru Trans Semarang yang menjangkau kawasan pinggiran.

Koridor V, kata dia, rencananya melayani rute Meteseh-Pemuda, Koridor VI (Terboyo-Pemuda), Koridor VII (Gunungpati-Pemuda, relasi Goa Kreo), sementara Koridor VIII melayani rute Sekaran-Pemuda. (ant/BJ)