Home Hukum dan Kriminal Hendak Digugat Cerai, Pemuda Gantung Diri

Hendak Digugat Cerai, Pemuda Gantung Diri

Salatiga, 23/12 (Beritajateng.net) – Hendak digugat cerai, Beni Saputra (24) Selasa nekat mwngakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Peristiwa menggemparkan warga Dusun canden RT 11 RW VII, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga diduga karena diduga korban hendak digugat cerai isterinya, Sri Budiarti (34).

Peristiwa kali pertama diketahui tetangganya Nurjannah (52) sekitar pukul 12.00 WIB tergantung di dapur rumahnya dengan menggunakan tali tambang plastik berwana orange, Beni tergantung dengan kondisi mengenakan pakai baju bermotof garis.

Terkejut melihat korban gantung diri, Nurjannah pun berteriak minta tolong hingga menggundang perhatian para tetangga lainnya.

Rumah Beni pun seketika langsung didatangi para tetangga. Informasi berkembang di sekitar lingkungan korban menyebutkan, Beni memang tengah bersamalah dengan kehidupan rumah tangganya.

Polisi yang mendapatkan informasi langsung mendatangi rumah korban. Garis Polisi pun terpasang sekeliling rumah korban. Sementara, istri korban yang mendapatkan informasi suaminya gantung diri beberapa jam sesaat setelah Beni diturunkan dari jerat tali yang mengikat lehernya langsung histeris dan nyaris pingsan.

“Beni sudah seminggu ini ditinggal istrinya yang menggugat cerai. Istri Beni pulang ke rumah orang tuanya dengan membawa anak mereka yang masih berusia dua tahunan. Sedangkan Beni sendirian tanpa pekerjaan tetap,” ujar seorang tetangga yang enggan menyebutkan namanya.

Sebelum gantung diri, Beni diketahui meninggalkan surat wasiat yang ditujukan kepada istri korban.

Kapolsek Tingkir Kompol Wawan kepada wartawan menuturkan, dari hasil otopsi yang dilakukan tim dokter Puskemas Sidorejo Salatiga, korban murni gantung diri.

“Di tubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Korban murni gantung diri,” ungkap Kapolsek. (Ish/bj)