Home Headline Hasil Swab Siswa SMK Negeri Jateng Hari ini 152 Positif

Hasil Swab Siswa SMK Negeri Jateng Hari ini 152 Positif

SEMARANG, 4/12 (Beritajateng.net) – Setelah tadi pagi diberitakan 27 siswa SMK Negeri Jateng positif Covid-19, hasil mengejutkan didapat sore hari ini yakni jumlah siswa yang positif terpapar Covid-19 bertambah sebanyak 152 anak. Dengan demikian sampai jumat (4/12) sore jumlah siswa yang positif terinfeksi Covid-19 seluruhnya berjumlah 179 orang.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto. Menurut dia, berdasarkan laporan yang masuk ke DPRD Jateng, dari 196 siswa yang diswab terakhir hasilnya 152 siswa dinyatakan positif.

“Hari ini tambah 152 siswa yang positif Covid-19 sehingga total positif jadi 179 siswa. Lima siswa sudah sembuh,” kata Bambang saat dihubungi wartawan Jumat (4/12) sore.

“Saat ini kondisi sekolah lockdown. Siswa yang positif dan negatif dikarantina di sekolah dengan ruangan yang berbeda,” kata pria yang akrab disapa Bambang Krebo ini.

Dia berharap pihak sekolah hanya memulangkan siswa yang hasil swabnya negatif untuk mencegah penularan lebih luas. “Para siswa ini berasal dari berbagai daerah di Jateng. Kalau belum negatif tapi dipulangkan, dikhawatirkan akan menyebarkan Covid-19 kemana-mana,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Bambang meminta agar proses pembelajaran uji coba ditunda sambil menunggu tersedianya vaksin agar seluruh siswa dan guru aman dari Covid-19.

Menurutnya, sebagian besar siswa SMK Negeri Jateng yang terpapar Covid-19 merupakan orang tanpa gejala (OTG). Sehingga kalau penanganannya tidak tepat dikhawatirkan akan menularkan kepada masyarakat lainnya.

Berdasar pantauan di SMK Negeri Jateng, petang hari ini beberapa pejabat meninjau sekolah milik Pemprov Jateng tersebut. Beberapa pejabat yang terlihat hadir seperti Pj Sekda Provinsi Jawa Tengah Prasetyo, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Jateng Hari Wulyanto.

SMK Negeri Jateng merupakan Pilot Project uji coba pembelajaran tatap muka oleh Pemprov Jateng. Sistem pembelajaran yang dilakukan dalam uji coba di SMK Jateng sudah dilakukan dengan protokol kesehatan ketat seperti penggunaan masker, tersedianya tempat cuci tangan, dan physical distancing dengan mengurangi peserta didik di tiap kelas sampai 50 persen termasuk di asramanya.

(NK)

Advertisements