Home News Update Hari Keempat Pencarian Korban Hanyut Tak Ditemukan

Hari Keempat Pencarian Korban Hanyut Tak Ditemukan

Korban Hanyut

*Polisi sempat mendatangkan alat berat Back Hoe

BATANG, 20/2 (BeritaJateng.net) – Hingga hari ke empat, pencarian terhadap korban hanyut di Kali Kuto masih tetap dilakukan. Sebab sampai kini korban juga di ketemukan. Pihak petugas TNI / Polri dengan Tim SAR Batang dengan dibantu warga terus bekerja menisisr sepanjang sungai Kali Kuto tersebut.

Korban hanyut atas nama Sohirin (35) warga RT 1 RW 1 Desa Mentosari Kecamatan Gringsing ini, seperti diberitakan sebelumnya bahwa korban bekerja sebagai penambang batu di Sungai Kalikuto ini hanyut pada Selasa (17/2) lalu.

Pencarian yang dilakukan selama hampir empat hari itu, pihak polisi sampai mendatangkan alat berat berupa back hoe dimaksudkan untuk mengalihkan arus sungai Kalikuto. Namun upaya tersebut korban hingga kini tetap masih belum diketemukan.

Kapolsek Gringsing AKP Ahmad Al Munasifi saat dikonfirmasi di tempat kejadian mengatakan pencarian terhadap korban terus dilakukan, meski hingga saat ini korban belum diketemukan.

“Sampai hari ke empat ini, kami masih terus melakukan pencarian terhadap korban hanyut dengan dibantus tim SAR dan warga setempat,” ujarnya, Jumat (20/2).

Kapolsek menambahkan dengan mendatangkan alat berat itu saja, pihaknya harus koordinasi dan bekerja sama  dengan pihak Perhutani setempat.

Sebab, lokasi lahan dan tanah yang dijadikan sebagai pijakan alat berat adalah milik KBPH Perhutani Plelen Kecamatan Gringsing. 

Lebih lanjut, AKP Achmad Al Munasifi mengatakan pencarian terhadap korban hanyut, juga mendapat perhatian dari beberapa organisasi masyarakat lainnya. Mereka ikut membantu terjun ke sungai dengan menggunakan peralatan tambang dan pelampung dari ban dalam bekas.

Diketahui, Sohirin (korban-Red) yang bekerja sehari-hari mencari dan menambang batu di sungai Kalikuto meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil. Anaknya yang pertama masih kelas 4 SD sedangkan yang kecil masih usia 3 tahun.  

Sementara itu, diberitakan sebelumnya jika korban bersama ke dua temannya saat itu tengah mencari dan menambang batu di tengah sungai Kalikuto. Tepatnya di samping makam Mbah Demang, Dukuh Sulang Desa Mentosari Kecamatan Gringsing.

Tidak menyadari jika arus sungai semakin deras, akibat luapan air bah dari ujung atas sungai datang menerjang.  hingga membuat dirinya terseret dan hanyut terbawa derasnya arus sungai. Kedua temannya Sugito dan Mashuri berhasil menyelamatkan diri dari derasnya arus. Sedangkan korban (Sohirin-Red) terseret dan hanyut tidak tertolong. (BJ19)