Home Ekbis Harga Sembako di Solo Berangsur Turun

Harga Sembako di Solo Berangsur Turun

Pasar Gede Solo

Solo, 22/1 (BeritaJateng.net) – Harga BBM yang terus menurun berimbas juga terhadap harga sembako di beberapa pasar tradisional kota Solo. Sejumlah harga kebutuhan pokok seperti beras dan gula pasir, minyak, bahkan sayur mayur juga mengalami penurunan secara perlahan.

Pantauan BeritaJateng.net di pasar Legi Solo harga bahan kebutuhan pokok seperti beras harganya stabil. Beras jenis IR 64 Rp10.000/kilo, jenis Menthik harganya berkisar Rp 10.000 per kilogram, C4 super dijual dengan harga Rp 10.500 per kilogram. C4 biasa antara Rp 9.500 hingga Rp 10.000 per kilogram.

Rahayu, salah satu pedagang sembako di pasar Legi Solo mengaku jika harga beras stabil. Sebab stoknya melimpah, petani tidak gagal panen. Sehingga stok beras yang ada di pasaran mencukupi.

“Yang turun harga minyak goreng curah. Per kilogram saya jual Rp10.00 atau turun Rp200 dibanding pekan lalu. Gula pasir dijual Rp9.300/kg minggu lalu masih Rp9.500/kg. Tiap jenis sembako rata-rata turun Rp. 200-Rp.300,” jelasnya di Solo Jawa Tengah, Kamis (22/1/2015)

Demikian juga dengan harga cabai yang sempat melonjak hingga mencapai harga Rp120.000/kilo kini berangsur turun. Di Pasar Gede Solo harga cabai sret saat ini Rp50.000/kilo, cabai rawit putih Rp25.000/kilo, cabai merah Rp.25.000, cabai kriting Rp35.000. Cabai hijau besar dan cabai hijau keriting harganya Rp10.000/kilo.

Harga bawang merah mulai turun dari Rp15.000/kilogram menjadi Rp14.000/kilogram sedangkan bawang putih masih tetap Rp14.000/kilogram.

Harga sayuran di Pasar Gede juga mulai turun, kubis Rp4.000/kilo, sawi putih Rp2.500/kilo, wortel lokal Rp.9.000/kilo. Namun untuk wortel import harganya masih Rp20.000/kilo. (BJ24).