Home Ekbis Harga Kebutuhan Pokok di Kudus Stabil

Harga Kebutuhan Pokok di Kudus Stabil

Kudus, 2/1 (Beritajateng.net) – Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tidak terpengaruh dengan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar karena mayoritas komoditas cukup stabil.

“Hari ini atau Jumat mayoritas kebutuhan pokok masyarakat memang cenderung stabil. Kalaupun ada yang turun harga hanya cabai merah kriting,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Sudiharti melalui Kabid Perdagangan Zaenal Wahyu Pribadi di Kudus, Jumat.

Pada akhir Desember 2014, kata dia, harga jual cabai tersebut mencapai Rp70.000 per kilogramnya, kini turun Rp10.000 menjadi Rp60.000/kg.

Cabai jenis lainnya, kata dia, cukup stabil, seperti cabai merah besar dijual Rp80.000/kg, cabai rawet merah dijual Rp90.000/kg dan rawit hijau dijual Rp32.000/kg.

Sementara harga jual komoditas lainnya, kata dia, juga stabil.

Di antaranya, harga jual beras jenis IR-36 dijual Rp9.000/kg, IR-64 dijual Rp9.500/kg dan gula pasir dijual Rp9.500/kg.

Minyak goreng curah dijual Rp11.000/kg, daging sapi dijual Rp95.000/kg, daging kerbau Rp105.000/kg, daging ayam broiler Rp28.000/kg, dan daging ayam kampung Rp46.000/kg.

“Telur ayam juga bertahan dengan harga tinggi karena per kilogramnya mencapai Rp21.000. Sebelumnya hanya dijual di pasaran berkisar Rp17.000-an per kilogramnya,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjut dia, adanya kenaikan harga jual BBM secara bertahap mengalami kenaikan.

Berbeda dengan telur ayam kampung, kata dia, cukup stabil dengan harga Rp1.700 per butir.

Untuk komoditas tepung terigu, kata dia, dijual Rp8.000/kg, sedangkan bawang merah dijual Rp17.000/kg dan bawang putih Rp16.000/kg.

Harga jual kobis juga cukup stabil dengan harga Rp5.000/kg, wortel Rp12.000/kg dan kentang Rp9.000/kg.

Ia mengatakan, pantauan harga jual kebutuhan pokok masyarakat tersebut dilakukan di beberapa pasar tradisional di Kudus, seperti Pasar Bitingan dan Pasar Kliwon Kudus.

Sementara harga solar saat ini ditetapkan menjadi Rp7.250 per liter dari sebelumnya Rp7.500 per liter, sedangkan premium turun menjadi Rp7.600 dari sebelumnya Rp8.500 per liter. (ant/BJ)

Advertisements