Home Ekbis Harga Gabah di Temanggung Mulai Naik

Harga Gabah di Temanggung Mulai Naik

gabah
Ilustrasi

Temanggung, 17/2 (Beritajateng.net) – Harga gabah kering panen di Temanggung, Jawa Tengah, pada musim hujan saat ini naik sekitar Rp200 per kilogram meskipun sebagaian daerah telah memasuki masa panen.

Seorang pembeli gabah di Kedung Ngumpul, Kecamatan Kandangan, Sri Suwarni di Temanggung, Selasa, mengatakan harga gabah kering panen sebelumnya Rp4.400 hingga Rp4.500 per kilogram sekarang naik menjadi Rp4.600 hingga Rp4.700 per kilogram.

“Sejak lima hari lalu harga gabah bergerak naik, karena agak sulit mencari gabah di Temanggung saat ini,” katanya.

Ia menuturkan karena sulit mencari gabah di Temanggung, pihaknya harus mendatangkan gabah dari wilayah Kabupaten Magelang.

Ia mengatakan kadar air gabah kering panen pada musim hujan cukup tinggi, kalau musim kemarau kadar air sekitar 15 persen, pada musim hujan ini bisa mencapai 25 persen.

Ia menuturkan, kadar air tinggi tersebut berpengaruh terhadap hasil beras, saat kering satu kuintal gabah bisa menjadi 55 kilogram beras dan sekarang satu kuintal gabah hanya menghasilkan 50 kilogram beras.

Pada musim hujan, katanya proses pengeringan gabah agak terhambat, kalau biasanya tiga hari sudah kering, kini membutuhkan waktu enam hingga tujuh hari baru kering karena tidak ada panas matahari.

Ia mengatakan naiknya harga gabah tentu saja berpengaruh pada harga beras, yang semula Rp9.000 per kilogram menjadi Rp9.500 per kilogram untuk beras jenis super.(ant/Bj02)